Bupati Malang Lantik 166 Pejabat dan Kepala Sekolah, Ini Pesannya

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah 166 pejabat administrator, pejabat fungsional, serta pengukuhan kepala sekolah di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Bupati Malang Sanusi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah 166 pejabat administrator, pejabat fungsional, serta pengukuhan kepala sekolah di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. melantik dan mengambil sumpah jabatan 166 pejabat administrator, pejabat fungsional, serta mengukuhkan kepala sekolah TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026), sebagai bagian dari penguatan birokrasi untuk mendukung target pembangunan daerah.

Pelantikan dipimpin langsung Bupati Malang yang didampingi Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Sanusi mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang mendapat amanah baru.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan birokrasi sekaligus penguatan kapasitas organisasi agar semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan.

“Pelantikan merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan birokrasi sekaligus penguatan kapasitas organisasi agar semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab kompleksitas pembangunan. Jabatan yang diemban adalah ruang pengabdian yang menuntut tanggung jawab lebih besar,” kata Sanusi.

Ia menegaskan, setiap kewenangan yang dimiliki pejabat harus diwujudkan dalam pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap keputusan yang diambil juga akan berdampak langsung terhadap kehidupan warga Kabupaten Malang.

Sanusi meminta seluruh pejabat tidak hanya bekerja sesuai uraian tugas, tetapi mampu menjadi pemecah persoalan, penggerak perubahan, sekaligus motor penguatan budaya kerja 5K yang meliputi Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, dan Kerja Prestasi.

“Tidak hanya bekerja sesuai uraian tugas, tetapi juga mampu menjadi problem solver, penggerak perubahan, sekaligus motor penguatan budaya kerja 5K di lingkungan kerja masing-masing,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut terjadi sejumlah rotasi jabatan. Camat Tajinan Franky Sukandari dipercaya mengemban tugas sebagai Camat Jabung. Posisi Camat Tajinan diisi Wirawan yang sebelumnya menjabat Sekretaris Camat Lawang.

Perubahan juga terjadi di lingkungan perangkat daerah. Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Luhur Setyo Bathoro mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang.

Posisi Kepala Bagian Perekonomian kemudian diisi Samsul Kahar yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang.

Pada sektor pendidikan, Nurul Sri Utami, S.Pd., M.M. dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang setelah sebelumnya menjabat Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama. Pengukuhan juga dilakukan terhadap kepala sekolah TK, SD, dan SMP, termasuk Diah Muninggar sebagai Kepala SD Negeri 1 Sumbersuko, Kecamatan Wagir.

Sanusi menegaskan keberhasilan pembangunan Kabupaten Malang selama lima tahun ke depan sangat bergantung pada kualitas birokrasi dalam menjalankan program pembangunan sesuai arah RPJMD Kabupaten Malang 2025–2029.

Ia menjelaskan target pembangunan daerah bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan, melainkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, membangun sumber daya manusia unggul, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berintegritas.

“Setiap pejabat harus mampu menerjemahkan visi pembangunan tersebut ke dalam program, kegiatan, hingga hasil kerja yang terukur. Jangan lagi terjebak pada pola pikir administratif semata. Jadilah birokrat yang mampu membaca persoalan, menghadirkan inovasi, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Sanusi juga mengingatkan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan pemerintah terus meningkat. Masyarakat kini semakin kritis dan menuntut pelayanan yang cepat, transparan, mudah diakses, serta mampu menyelesaikan persoalan secara efektif.

Karena itu, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara yang baru dilantik menjadikan masyarakat sebagai pusat setiap kebijakan. Budaya birokrasi yang lambat, berbelit, dan saling melempar tanggung jawab harus ditinggalkan.

Ia mendorong seluruh ASN membangun budaya kerja yang kolaboratif, adaptif terhadap perubahan, berani melakukan inovasi, serta selalu menghadirkan solusi dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Khusus kepada kepala sekolah yang dikukuhkan, Sanusi berharap mereka mampu menjadi pemimpin satuan pendidikan yang tidak hanya mengelola administrasi sekolah, tetapi juga menjadi motor peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Ia meminta kepala sekolah membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, inovatif, dan menyenangkan sehingga mampu mencetak generasi Kabupaten Malang yang unggul dan berdaya saing.

“Kepercayaan masyarakat dibangun bukan melalui pidato ataupun slogan, melainkan melalui pelayanan yang cepat, pekerjaan yang tuntas, dan sikap yang tulus dalam melayani. Bekerjalah dengan hati, berpikirlah dengan visi, bertindaklah dengan integritas, dan berikan karya terbaik bagi Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru