Bupati Pasuruan Kukuhkan Lima Forum, Tekankan Program Berdampak

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi TJSL BU, Forum Kabupaten Sehat, Komite Ekonomi Kreatif, Jaringan Petani Progresif, dan lembaga terkait di Auditorium Mpu Sindok, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi TJSL BU, Forum Kabupaten Sehat, Komite Ekonomi Kreatif, Jaringan Petani Progresif, dan lembaga terkait di Auditorium Mpu Sindok, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL BU), Lembaga Jasa Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup, Forum Kabupaten Sehat, Komite Ekonomi Kreatif, serta Jaringan Petani Progresif Kabupaten Pasuruan. Pengukuhan digelar di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (30/7/2026).

Dalam arahannya, Rusdi meminta seluruh tim yang baru dikukuhkan segera bekerja dan menyusun program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, setiap program harus selaras dengan kebutuhan daerah dan tidak hanya berorientasi pada kepentingan organisasi.

“Saya berpesan, ayo bikin program yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan. Jangan lagi ada perusahaan yang membangun sesuai permintaan OPD. Tapi harus program yang strategis dan berpihak kepada masyarakat sebagai penerima manfaat utama,” ujar Rusdi.

Pengukuhan tersebut dihadiri Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Pasuruan Rohani Siswanto beserta Wakil Ketua Suryono Pane, Ketua APINDO Kabupaten Pasuruan Nurul Huda, serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan dr. Arma Roosalina.

Rusdi menegaskan sengaja menggelar prosesi pengukuhan secara singkat. Baginya, keberhasilan sebuah tim ditentukan oleh pelaksanaan program, bukan panjangnya seremoni.

“Saya tegaskan bahwa pengukuhan ini singkat, karena saya tidak suka bertele-tele. Lebih baik banyak bekerja daripada banyak bicara. Kalau berstrategi, tapi tidak kita coba, maka tidak selesai-selesai,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh tim mengedepankan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Bapperida sebagai koordinator bersama TP3D diminta menjadi mitra dalam konsultasi, penyusunan program, hingga pelaksanaan rapat koordinasi.

“Semua tim kalau membutuhkan apa pun, ada Pak Bakti Kepala Bapperida sebagai koordinator, kemudian TP3D yang bisa diajak konsultasi. Ada ruangan kalau butuh rapat, pokoknya utamakan koordinasi dan komunikasi,” imbuhnya.

Khusus Tim Fasilitasi TJSL BU, Rusdi menjelaskan tim tersebut memiliki tugas mengoordinasikan pelaksanaan program TJSL dengan perangkat daerah, Forum TJSL, dan para pemangku kepentingan. Tim juga bertugas melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima program, menyinkronkan program TJSL dengan prioritas pembangunan daerah, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaannya.

“Termasuk melaksanakan fasilitasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama pelaksanaan program TJSL Badan Usaha. Pokoknya saya ucapkan terima kasih, semoga mempunyai nilai bagus, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru