Bupati Subandi Luncurkan 4.000 Beasiswa, Sasar Anak Yatim hingga Mahasiswa

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi meluncurkan Program 4.000 Beasiswa Pendidikan Tahun 2026 di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Kamis (9/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi meluncurkan Program 4.000 Beasiswa Pendidikan Tahun 2026 di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Kamis (9/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa,co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai menggulirkan 4.000 Beasiswa Pendidikan Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah dan pengangguran. Program yang diluncurkan Bupati Sidoarjo H. Subandi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026), menyasar pelajar berprestasi, mahasiswa, anak yatim, hingga peserta didik di bidang keagamaan.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkab Sidoarjo menilai peningkatan kualitas pendidikan menjadi fondasi penting agar generasi muda memiliki daya saing sekaligus mampu menjawab tantangan dunia kerja.

Subandi mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan investasi fisik. Menurutnya, investasi terbesar justru berada pada peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan yang merata.

“Investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Jika anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan SDM yang unggul, mereka akan memiliki masa depan yang lebih baik sekaligus mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” kata Subandi.

Ia mengungkapkan, pada periode pemerintahan sebelumnya sekitar 10 ribu beasiswa telah disalurkan kepada masyarakat. Pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 20 ribu beasiswa sebagai bentuk keberlanjutan komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan.

Meski demikian, Subandi mengingatkan bahwa tantangan pendidikan belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat anak yang putus sekolah, disertai tingginya angka pengangguran, termasuk dari kalangan lulusan perguruan tinggi.

“Kita harus memastikan setiap tahun angka anak putus sekolah terus berkurang. Jangan sampai pemerintah sudah memberikan kesempatan melalui beasiswa, tetapi setelah lulus justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena itu kualitas SDM harus terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Menurut Subandi, bantuan pendidikan tidak boleh dipandang sekadar sebagai dukungan biaya. Beasiswa harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kompetensi, prestasi, dan kesiapan generasi muda menghadapi persaingan kerja maupun berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak yatim. Pemkab Sidoarjo berkomitmen memastikan mereka tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Saya ingin anak-anak yatim di Sidoarjo mendapat pendampingan penuh sehingga mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan mulai SD, SMP hingga SMA tanpa terkendala biaya,” terangnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menjelaskan program beasiswa tersebut dirancang untuk memperluas pemerataan akses pendidikan sekaligus memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi.

“Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima yang tersebar di beberapa perangkat daerah,” jelas Yudhi.

Ia merinci, sebanyak 1.000 beasiswa dialokasikan melalui Disporapar untuk kategori prestasi akademik dan nonakademik. Dinas Sosial menyalurkan 1.000 beasiswa yang terdiri atas 500 mahasiswa dan 500 siswa SMA atau sederajat.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan 1.500 beasiswa bagi anak yatim jenjang SD hingga SMP atau sederajat. Sebanyak 500 beasiswa lainnya dialokasikan untuk bidang keagamaan.

Yudhi memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui verifikasi administrasi, validasi data, hingga pengecekan lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan pendidikan diterima oleh masyarakat yang memenuhi syarat sesuai kategori yang telah ditetapkan.

“Seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga program ini tepat sasaran dan sesuai kategori yang telah ditetapkan,” katanya.

Salah seorang penerima beasiswa prestasi akademik, M. Miftakhul Zulfiansyah, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA), mengaku program tersebut memberikan harapan bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo yang telah menghadirkan program ini. Semoga beasiswa ini terus berlanjut dan dapat membantu mahasiswa serta pelajar meraih prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru