JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan mengukuhkan dan melantik 13 aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (30/12/2025). Prosesi yang dipimpin langsung Bupati Jombang Warsubi berlangsung di Ruang Rapat Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang, dan menegaskan arah penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor perencanaan pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang. Dari total pejabat yang dikukuhkan, tiga di antaranya merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang kembali dipercaya menduduki jabatan strategis, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Masduqi Zakaria, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Purwanto, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Muhammad Nashrulloh.
Selain itu, delapan pejabat manajerial dilantik untuk mengisi struktur Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Langkah ini menjadi sinyal kuat Pemkab Jombang dalam memperkuat peran lembaga perencana sebagai penggerak utama arah pembangunan daerah berbasis data, riset, dan inovasi. Dua pejabat fungsional perawat ahli muda di RSUD Jombang juga turut dilantik untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menjelaskan bahwa pengukuhan kembali pejabat pimpinan tinggi merupakan amanat Pasal 133 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. Aturan tersebut membatasi masa jabatan pimpinan tinggi selama lima tahun dan memungkinkan perpanjangan berdasarkan evaluasi kinerja serta kebutuhan organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi penegasan komitmen untuk membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan responsif. Semua dilakukan melalui pertimbangan objektif, kompetensi, serta rekam jejak yang terukur,” kata Warsubi.
Bupati menekankan, penguatan Bapperida sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Jombang Nomor 119 Tahun 2023 harus diikuti perubahan cara kerja. Ia meminta agar Bapperida tidak berhenti pada fungsi administratif, melainkan menjadi pusat orkestrasi kebijakan pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap Bapperida memastikan setiap perencanaan pembangunan berbasis data dan berorientasi hasil. Tantangan digitalisasi, ketahanan pangan, dan inovasi daerah harus dijawab secara konkret untuk mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Kepada pejabat fungsional yang baru dilantik, Warsubi berpesan agar profesionalisme dan keahlian teknis benar-benar diterjemahkan dalam peningkatan kualitas layanan publik. Menurutnya, birokrasi modern menuntut ASN yang adaptif, produktif, dan berintegritas.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang dikukuhkan untuk menjaga kepercayaan publik melalui kinerja nyata. “Jadilah pejabat yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan dan inovasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jombang.
Lainnya:
- Saat Daerah Lain Krisis Pangan, Khofifah Justru Siapkan Ekspor Beras dari Jatim
- Jatim Targetkan Produksi Padi Naik 5 Persen, Khofifah Fokus Cegah Gagal Panen
- Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
Penulis : Masruroh
Editor : Zainul Arifin








