Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan ekosistem halal di UB Malang, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan ekosistem halal di UB Malang, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Kabupaten Banyuwangi kembali mencuri perhatian nasional setelah meraih penghargaan pengembangan ekosistem halal dari Universitas Brawijaya (UB) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Capaian ini dinilai sebagai bukti percepatan kebijakan daerah dalam mendorong ekonomi berbasis halal yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penghargaan diserahkan dalam Indonesia Halal Ecosystem Summit & Halal Metric Award di Kampus UB Malang, Selasa (5/5/2026).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi hasil dari kebijakan terintegrasi yang menyasar UMKM, infrastruktur, hingga sektor pariwisata.

“Ini bukan hanya soal sertifikasi, tapi bagaimana membangun ekosistem halal yang memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Ipuk, Kamis (7/5/2026).

Banyuwangi meraih tiga penghargaan sekaligus, meliputi inovasi, kolaborasi, pemberdayaan publik, serta pengembangan infrastruktur halal.

Dampaknya terasa langsung bagi pelaku usaha kecil. Hingga kini, lebih dari 22 ribu produk UMKM telah mengantongi sertifikat halal dengan fasilitasi pemerintah daerah. Langkah ini memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat rantai pasok dengan menghadirkan delapan rumah potong hewan dan empat rumah potong unggas bersertifikat halal. Infrastruktur ini menjadi fondasi penting dalam menjaga standar produksi halal secara menyeluruh.

Rektor UB, Prof. Widodo, menilai Banyuwangi memiliki potensi besar karena mampu mengintegrasikan sektor ekonomi dan pariwisata dalam satu ekosistem halal.

“Banyuwangi tidak hanya kuat di makanan, tapi juga pariwisata halal. Progresnya sangat baik dan menjanjikan,” katanya.

Senada, Kepala BPJPH Haikal Hasan menyebut Banyuwangi sebagai contoh daerah yang serius membangun industri halal dari hulu hingga hilir.

“UMKM didorong sertifikasi halal, infrastrukturnya juga dibangun. Banyuwangi bisa jadi percontohan nasional,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Banyuwangi berkomitmen memperluas kolaborasi agar pengembangan industri halal semakin inklusif. Targetnya, sektor ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi daerah.

“Harapannya Banyuwangi bisa menjadi rujukan nasional dalam pengembangan ekosistem halal,” pungkas Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru