Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemnaker memberikan arahan kepada warga binaan di Lapas Malang, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sekjen Kemnaker memberikan arahan kepada warga binaan di Lapas Malang, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmen membuka akses kerja bagi mantan warga binaan agar dapat kembali produktif di masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk menekan pengangguran sekaligus menghapus stigma sosial yang kerap menghambat proses reintegrasi.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, saat mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Kamis (7/5/2026).

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh warga negara, termasuk mantan narapidana, tetap memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

“Pemerintah hadir untuk menjamin masa depan warga binaan setelah masa pembinaan selesai. Kami ingin mereka bisa kembali bekerja atau berwirausaha tanpa diskriminasi,” ujar Cris.

Bagi masyarakat, kebijakan ini berdampak luas. Selain membuka peluang kerja baru, langkah ini juga berpotensi menekan angka residivisme karena mantan napi memiliki akses ekonomi yang lebih jelas dan stabil.

Sebagai langkah konkret, Kemnaker telah membentuk Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus sejak 2025. Direktorat ini bertugas memfasilitasi kelompok rentan, termasuk mantan warga binaan, agar memperoleh kesempatan kerja yang setara.

Program ini juga didukung pelatihan dan pemagangan selama masa pembinaan. Tujuannya untuk memastikan warga binaan memiliki keterampilan, kesiapan mental, serta pengalaman kerja saat kembali ke masyarakat.

“Kami tidak hanya membuka akses kerja, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja,” jelasnya.

Selain itu, Kemnaker menjalin kerja sama lintas kementerian melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kolaborasi ini difokuskan untuk memperkuat proses transisi warga binaan dari lembaga pemasyarakatan menuju dunia kerja.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari penegakan hak asasi manusia, di mana setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang adil tanpa diskriminasi.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap mantan warga binaan tidak lagi terpinggirkan, melainkan menjadi bagian dari penggerak ekonomi produktif di tengah masyarakat.

“Membuka kesempatan kerja bagi mantan warga binaan adalah bentuk nyata keadilan sosial. Ini tanggung jawab bersama,” pungkas Cris.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru