UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat perlindungan hukum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memperluas layanan pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) hingga ke desa-desa. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga merek, inovasi, dan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang makin ketat.

Layanan jemput bola itu kembali dibuka dalam program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Balai Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari, Kamis (7/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan langsung surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM.

Ipuk menegaskan, perlindungan HKI bukan sekadar administrasi, tetapi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi ekonomi kreatif dan usaha kecil agar tidak mudah ditiru pihak lain.

“Perlindungan HKI bertujuan mendorong inovasi dan memberi perlindungan yang adil bagi pencipta maupun pemilik usaha, terutama UMKM dan pelaku ekonomi kreatif,” kata Ipuk.

Pemkab Banyuwangi memfasilitasi penerbitan Surat Keterangan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai rekomendasi pengajuan HKI ke Kementerian Hukum dan HAM. Dengan surat itu, biaya pendaftaran yang semula Rp1,8 juta di jalur umum turun drastis menjadi Rp500 ribu.

Kebijakan ini dinilai memberi dampak nyata bagi pelaku usaha, terutama UMKM yang selama ini terkendala biaya dan akses informasi. Selain menghemat pengeluaran, legalitas merek juga membuka peluang ekspansi usaha yang lebih luas.

Salah satu penerima rekomendasi, Kristin, mengaku terbantu dengan layanan tersebut.

“HKI penting untuk menaikkan daya saing produk sekaligus pengakuan resmi negara. Dengan layanan di desa, kami lebih mudah mengurus dan lebih hemat biaya,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Perindustrian Banyuwangi, Wawan Yadmadi, menyebut hingga kini pihaknya telah menerbitkan 235 surat rekomendasi HKI untuk berbagai sektor usaha.

“Petugas kami siap mendampingi sampai proses pendaftaran selesai. Harapannya semakin banyak UMKM Banyuwangi yang terlindungi dan naik kelas,” pungkas Wawan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB