Bupati Yes Beberkan Strategi Besar untuk Kesejahteraan Petani

- Redaksi

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bibit tanaman kepada petani dalam rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan petani di Aula Gadjah Mada. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bibit tanaman kepada petani dalam rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan petani di Aula Gadjah Mada. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tetap berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani. Komitmen tersebut dinilai strategis karena sektor pertanian menyumbang lebih dari 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lamongan dan menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan sumber daya yang lebih besar untuk modernisasi pertanian, mulai dari penyediaan alsintan, pembenahan infrastruktur irigasi, hingga penguatan kelembagaan petani. “Kita ingin memastikan petani Lamongan mendapat dukungan penuh, tidak hanya dari sisi alat dan teknologi, tetapi juga dari kemudahan akses pupuk, pemberdayaan, hingga jaminan sosial,” ujarnya.

Yuhronur menambahkan, peningkatan kapasitas petani menjadi prioritas agar mereka mampu bersaing menghadapi perubahan iklim dan volatilitas pasar. “Pada momentum ini mari menyatukan tekad untuk memaksimalkan tugas yang telah diamanatkan. Kami ingin membangun ekosistem pertanian yang benar-benar kolaboratif, produktif, dan berkelanjutan. Petani tidak boleh berjalan sendiri,” tegasnya saat membuka Temu Wicara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani di Aula Gadjah Mada Pemkab Lamongan, Senin (17/11).

Selain menjaga keberlanjutan sektor pertanian, berbagai kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mempertahankan posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Pada kesempatan yang sama, Pemkab Lamongan memberikan apresiasi kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mulai tingkat kecamatan hingga desa yang dinilai berdedikasi dalam meningkatkan produktivitas petani. “Penyuluh adalah ujung tombak di lapangan. Kontribusi mereka sangat menentukan,” kata Yuhronur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB