Capaian BPJS Sidoarjo Tembus 46,27 Persen, 575 Ribu Masih Rentan

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membidik perlindungan jaminan sosial bagi 575.938 pekerja yang belum tercakup BPJS Ketenagakerjaan. Target tersebut menjadi perhatian setelah cakupan kepesertaan di Sidoarjo mencapai 46,27 persen, melampaui target 41,34 persen.

Pemkab Sidoarjo menegaskan capaian tersebut tidak ingin berhenti sebagai angka kepesertaan. Perluasan perlindungan diarahkan agar menyentuh pekerja rentan dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat serta penurunan angka kemiskinan.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 sekaligus Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan di Hotel DoubleTree Surabaya, Selasa (18/8/2026).

“Target yang ditetapkan bukan sekadar mengejar angka kepesertaan. Yang lebih penting adalah bagaimana perlindungan jaminan sosial ini benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan ikut menurunkan angka kemiskinan,” ujar Fenny.

Menurut Fenny, evaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perlu dikaitkan dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat, termasuk perubahan kelompok desil 1 hingga 5. Data kepesertaan diharapkan dapat menunjukkan manfaat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap data yang ditampilkan benar-benar berdampak terhadap penurunan kemiskinan,” tegasnya.

Untuk memperluas cakupan, Pemkab Sidoarjo mendorong Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan yang dimulai dari pejabat struktural dan diterapkan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemkab juga meminta OPD memastikan siswa dan mahasiswa yang menjalani magang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan didorong mencakup mitra kerja pemerintah seperti KONI, Guk Yuk Sidoarjo, KDKMP, SPPG hingga relawan program pemerintah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Arie Fianto Sofyan menyebut hingga 14 Agustus 2026 terdapat 474.455 pekerja yang telah terlindungi dari sekitar 1,05 juta angkatan kerja. Artinya, masih ada 575.938 pekerja yang perlu mendapatkan perlindungan.

“Kami terus berkolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo untuk memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus menjaga kepesertaan agar pekerja yang sudah terlindungi tidak kembali kehilangan jaminannya,” ujar Arie.

Manfaat program juga tercermin dari santunan yang telah disalurkan. Hingga 2025, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan sekitar Rp2,2 triliun kepada lebih dari 204 ribu penerima manfaat. Pada Januari-Juli 2026, manfaat diberikan kepada sekitar 31 ribu pekerja dengan nilai mencapai Rp607 miliar.

Fenny meminta setiap OPD menyusun langkah konkret untuk memfasilitasi kepesertaan bagi mitra kerja dan pekerja rentan, termasuk pekerja yang terlibat dalam kegiatan swakelola desa.

“Orientasi utama kita adalah kesejahteraan masyarakat. Penghargaan bukan tujuan utama, tetapi menjadi bonus ketika program yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat dan hasil yang baik bagi masyarakat,” pungkas Fenny.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru