Dana Desa Terpangkas KDMP, DPRD Pasuruan Minta Desa Bergerak Cepat Lewat SIPD

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbangdes Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, membahas prioritas pembangunan desa dan optimalisasi SIPD, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Musrenbangdes Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, membahas prioritas pembangunan desa dan optimalisasi SIPD, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemangkasan alokasi Dana Desa akibat penyesuaian anggaran untuk mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi tantangan baru bagi pemerintah desa. Di tengah kondisi tersebut, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, justru menyiapkan arah pembangunan yang berfokus pada inovasi, digitalisasi, penguatan ekonomi lokal, dan pengembangan potensi wisata.

Komitmen itu mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) penyusunan RKPDes 2027 dan RKPD Kabupaten Pasuruan 2028 yang digelar Senin (3/8/2026). Pemerintah desa menetapkan sejumlah program prioritas untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, mengatakan sedikitnya ada lima program utama yang menjadi fokus pembangunan desa, yakni relokasi kantor desa, pengembangan wisata Kedungprenteng, penguatan Batik Sekarandu sebagai produk unggulan, inovasi pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan program ketahanan pangan, serta percepatan digitalisasi desa.

“Seluruh program ini kami formulasikan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi desa melalui berbagai terobosan inovatif,” ujar Fuad.

Menurutnya, relokasi kantor desa dirancang bukan sekadar memindahkan pusat pemerintahan, melainkan membangun kawasan pelayanan publik terpadu. Fasilitas tersebut akan mengintegrasikan layanan administrasi, pendidikan, olahraga, pemberdayaan masyarakat, hingga pusat pengembangan UMKM dalam satu kawasan.

Pemerintah Desa Randupitu juga mempercepat digitalisasi tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pada sektor ekonomi, Batik Sekarandu diproyeksikan menjadi identitas sekaligus produk unggulan desa. Potensi wisata Kedungprenteng juga terus dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Di bidang lingkungan, pemerintah desa mendorong pengelolaan sampah yang dipadukan dengan program ketahanan pangan. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengingatkan bahwa pemerintah desa saat ini menghadapi tantangan akibat penyesuaian Dana Desa untuk mendukung Program KDMP. Meski demikian, ia meminta seluruh desa tetap memaksimalkan proses perencanaan pembangunan.

“Apapun usulan yang ingin diperjuangkan harus diunggah ke SIPD. Selain itu, desa juga harus cermat memahami batas kewenangan, mana yang menjadi ranah desa, kabupaten, maupun provinsi,” tegas Samsul.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Nik Sugiharti, mengapresiasi konsistensi Desa Randupitu dalam melahirkan berbagai inovasi meski ruang fiskal semakin terbatas. Menurutnya, semangat membangun dan geliat UMKM menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Meski kondisi fiskal seperti sekarang, pemerintahan desa di sini tetap berjalan prima dan UMKM-nya terus berkembang. Karena itu, kita harus wani kolaborasi agar masyarakat semakin makmur,” ungkapnya.

Nik menambahkan, komunikasi dengan seluruh anggota DPRD perlu terus dibangun agar setiap usulan pembangunan memperoleh dukungan yang optimal.

“Jika ingin usulan dikawal dengan baik, kuncinya ada di SIPD. Tolong buka ruang komunikasi dengan semua anggota dewan tanpa melihat latar belakang partainya. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun desa ini,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:34

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:25

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru