BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Komunitas Wartawan Peduli Keadilan (WPK) resmi dideklarasikan pada Sabtu, (20/12/2025), di Long Gledhek Resto, Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Kehadiran WPK menandai upaya baru memperkuat kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga demokrasi, transparansi, serta keadilan publik.
Deklarasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Jakfar, Anggota DPR RI Komisi V Syafiuddin Asmoro, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Bangkalan H. Marhayat, jajaran kepala desa, tokoh masyarakat, serta wartawan dari berbagai media. Forum ini menjadi ruang temu strategis antara eksekutif, legislatif, dan komunitas pers untuk memperkuat komunikasi publik yang terbuka dan akuntabel.
Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro yang juga bertindak sebagai Pembina WPK menegaskan bahwa hubungan pers dan pemerintah harus dibangun dalam kerangka kemitraan yang sehat. Menurutnya, pers memiliki posisi strategis sebagai pengawal kebijakan publik sekaligus mitra pembangunan daerah.
“Sinergi antara pers dan pemerintah tidak boleh menghilangkan independensi. Justru dengan kolaborasi yang sehat, pengawasan publik akan semakin kuat dan demokrasi bisa berjalan lebih berkualitas,” kata Syafiuddin. Ia berharap WPK dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat agar tersampaikan secara utuh dan berimbang kepada para pengambil kebijakan.
Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Jakfar menyambut positif deklarasi tersebut. Ia menilai keberadaan WPK dapat membantu pemerintah daerah dalam menyampaikan program pembangunan secara transparan, sekaligus menjadi ruang kritik yang konstruktif.
“Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan dan kritik yang objektif. Kami berharap WPK berperan aktif menyampaikan informasi yang akurat dan mendidik masyarakat,” ujarnya.
Ketua WPK Supriadi menegaskan komitmen organisasinya untuk menghadirkan jurnalisme yang profesional, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik. Ia menyebut sinergi yang dibangun WPK bukan untuk melemahkan fungsi kontrol pers, melainkan memperkuat pembangunan yang berkeadilan.
“WPK hadir untuk mendorong jurnalisme yang mencerahkan dan solutif, serta konsisten mengawal isu-isu strategis daerah,” tutur Supriadi.
Penulis : lan
Editor : Zainul Arifin








