JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) memperkuat layanan administrasi kependudukan dengan menggelar Sosialisasi Pendaftaran Penduduk Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Fortuna Grande, Sabtu (11/4/2026), difokuskan untuk memantapkan program Peta Cinta atau Pelayanan Tuntas Cetak KTP Elektronik di Kecamatan.
Program ini ditujukan agar masyarakat dapat mengakses layanan cetak KTP elektronik secara langsung di kecamatan tanpa harus datang ke kantor pusat Dispendukcapil.
Sosialisasi diikuti 31 Kepala Seksi Pelayanan Umum dan 62 operator Admindukcapil dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. Para peserta mendapat penguatan teknis pelayanan agar proses administrasi kependudukan berjalan lebih cepat, tepat, dan responsif.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan peningkatan kapasitas operator menjadi langkah penting karena mereka merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan warga. Menurutnya, kualitas petugas akan menentukan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik.
Program Peta Cinta sendiri telah diluncurkan Bupati Jember, Muhammad Fawait, sejak 5 Januari 2026. Melalui skema tersebut, layanan cetak KTP-el diharapkan selesai di tingkat kecamatan sehingga memangkas antrean dan waktu tunggu warga.
Bambang Saputro menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembenahan pelayanan administrasi kependudukan di Jember.
“Kegiatan hari ini bertujuan meningkatkan kualitas operator Admindukcapil di 31 kecamatan agar program Peta Cinta semakin mantap, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan cetak KTP-el yang tuntas langsung di kecamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, meminta percepatan layanan terutama dalam pengurusan Kartu Keluarga dan KTP. “Pelayanan harus lebih cepat karena itulah yang diharapkan masyarakat,” katanya.
Perbaikan layanan adminduk menjadi kebutuhan mendesak karena dokumen kependudukan menjadi syarat utama mengakses berbagai layanan publik, mulai pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga perbankan. Jika proses lambat, masyarakat berpotensi dirugikan.
DPRD Jember juga mendorong revisi Perda Adminduk 2019 agar sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan digital saat ini. Evaluasi berkala dinilai penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas birokrasi.
Pemkab Jember berharap program Peta Cinta mampu menjadi solusi pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan efisien. Dengan penguatan operator di seluruh kecamatan, kualitas adminduk diharapkan semakin meningkat dan menjawab kebutuhan warga secara nyata.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin

















