DPC PKDI Pasuruan 2025–2030 Resmi Terbentuk, Ini Harapan Bupati

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama jajaran Forkopimda menghadiri pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Pasuruan masa bakti 2025–2030 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (12/11/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama jajaran Forkopimda menghadiri pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Pasuruan masa bakti 2025–2030 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (12/11/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Kabupaten Pasuruan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah seremoni di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (12/11/2025) malam. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Wakil Bupati Shobih Asrori, serta para kepala desa se-Kabupaten Pasuruan.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPD PKDI Jawa Timur, Syaifullah Mahdi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan dan solidaritas di antara para kepala desa agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seorang kepala desa memiliki naluri kuat untuk melayani. Itulah esensi jabatan ini, mengabdi dengan hati dan bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Syaifullah di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kepala desa di Kabupaten Pasuruan mematuhi regulasi yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Menurutnya, masih banyak kepala desa di berbagai daerah yang tersandung persoalan hukum akibat kelalaian dalam penggunaan dana desa.

Syaifullah mendorong para kepala desa agar tidak ragu meminta pendampingan atau konsultasi kepada instansi terkait, seperti pemerintah daerah, kejaksaan, maupun kepolisian, sebelum mengambil keputusan strategis yang menyangkut anggaran desa.

“Lebih baik bertanya daripada salah langkah. Pengelolaan keuangan desa harus transparan, akuntabel, dan sesuai aturan. Pengukuhan ini semoga menjadi momentum untuk memperkuat integritas dalam menjalankan amanah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengucapkan selamat kepada para pengurus baru DPC PKDI Kabupaten Pasuruan masa bakti 2025–2030, yang diketuai oleh Moh. Alim, didampingi Sekretaris Yudi Iswanto, Bendahara Musyafa’, dan jajaran pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Rusdi menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan di antara para kepala desa agar semangat persaudaraan tetap terjaga. Menurutnya, kolaborasi antar-desa merupakan kunci untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Seluruh kepala desa harus saling mendukung dan menjaga kebersamaan. Tidak ada yang bisa berjalan sendiri. Kekuatan kita ada pada persatuan,” ujarnya.

Rusdi juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap memberikan dukungan penuh kepada DPC PKDI, baik dalam bentuk kebijakan maupun kolaborasi program kerja, demi memperkuat tata kelola desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari Pemkab Pasuruan siap bersinergi dengan PKDI. Mari kita bersama-sama memajukan desa, karena kemajuan desa adalah cerminan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru