LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Kabupaten Lamongan masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Wilayah MATRA Jawa Timur, Kanjeng Pangeran Panji (K.P.) Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro, di Pendopo Lokatantra, Sabtu (1/8). Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pelestarian budaya sekaligus pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir menyaksikan prosesi pengukuhan menegaskan MATRA merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai luhur warisan leluhur.
“Selamat dan sukses kepada pengurus DPD MATRA Kabupaten Lamongan. Pembangunan kabupaten dan kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana daerah mampu menguatkan karakter masyarakatnya,” kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter. Upaya tersebut dinilai semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta media sosial yang turut memengaruhi karakter generasi muda.
“Lamongan tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter. Kita memang harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, tetapi akar budaya akan terus menjadi karakter bagi bangsa kita,” ujarnya.
Pak Yes menjelaskan, salah satu implementasi penguatan karakter diwujudkan melalui tagline Megilan yang menjadi identitas Kabupaten Lamongan. Megilan merupakan akronim dari Mandiri, Elegan, Energik, Inovatif, Loyalitas, Adaptif, dan Nyaman yang merepresentasikan karakter, potensi, serta budaya masyarakat Lamongan.
Ia berharap MATRA mengambil peran lebih besar sebagai penjaga budaya dan peradaban bangsa. Menurutnya, warisan budaya bukan hanya berupa benda bersejarah maupun kesenian, tetapi juga nilai kehidupan seperti menghormati orang tua, kepedulian terhadap sesama, gotong royong, dan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat.
Pak Yes juga mengajak MATRA mengenalkan kembali ajaran luhur para tokoh Lamongan, termasuk nilai-nilai sosial yang diajarkan Sunan Drajat, seperti membantu masyarakat yang lapar, tidak memiliki pakaian, penyandang disabilitas, hingga mereka yang membutuhkan tempat tinggal.
Ketua DPD MATRA Kabupaten Lamongan Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Sumbodo Kusumo Citraningrat Heruwidi menyampaikan komitmen seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Ia mengatakan sinergi tersebut akan difokuskan pada pengembangan, pelestarian, dan promosi adat, budaya, serta seni Kabupaten Lamongan agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Kami berkomitmen membangun kolaborasi untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Lamongan sebagai bagian dari identitas daerah,” sebutnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar