Edukasi Pertanian Ramah Lingkungan, PT DGW Sasar Petani Lumajang

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Desa Tekung mengikuti edukasi perlindungan tanaman yang digelar PT DGW di Lumajang, Kamis (28/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petani Desa Tekung mengikuti edukasi perlindungan tanaman yang digelar PT DGW di Lumajang, Kamis (28/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id — Upaya peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian di Kabupaten Lumajang terus diperkuat melalui kolaborasi dunia usaha dan petani lokal. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan pengenalan produk perlindungan tanaman yang digelar PT DGW bersama Kelompok Tani (Poktan) Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Tekung itu diikuti puluhan petani dengan antusias. PT DGW memperkenalkan berbagai produk perlindungan tanaman sekaligus memberikan edukasi mengenai manfaat, cara penggunaan yang tepat, serta strategi pencegahan hama dan penyakit tanaman secara efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Perwakilan PT DGW menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani agar mampu menggunakan produk pertanian secara bijak dan sesuai standar teknis. Dengan demikian, produktivitas dapat ditingkatkan tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lahan.

“Kami ingin membantu petani memahami teknik aplikasi yang benar, mulai dari dosis, waktu penggunaan, hingga keselamatan kerja, sehingga hasil panen meningkat dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Ketua Poktan Desa Tekung, Moh. Khomsin, mengapresiasi kehadiran PT DGW yang dinilai memberikan tambahan pengetahuan praktis bagi petani di lapangan.

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan permasalahan hama dan penyakit tanaman yang sering kami hadapi. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa berkelanjutan,” kata Khomsin.

Hal senada disampaikan salah satu petani peserta, Slamet Riyadi. Ia mengaku memperoleh pemahaman baru terkait penggunaan obat pertanian yang aman dan tepat sasaran.

“Kami jadi lebih paham dosis dan waktu aplikasi. Ini membantu tanaman lebih sehat dan hasil panen bisa meningkat,” tuturnya.

Selama kegiatan, diskusi aktif terjadi antara petani dan narasumber, terutama terkait kecocokan produk dengan jenis tanaman yang dibudidayakan. Melalui kolaborasi ini, PT DGW dan Poktan Desa Tekung diharapkan dapat membangun kemitraan jangka panjang demi pertanian desa yang produktif, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI
Pasuruan Jadi Tujuan Lawatan Delegasi Brunei Darussalam, Budaya dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja
Bupati Rusdi Pimpin Rapat Inflasi, Pasokan Pangan Pasuruan Dipastikan Aman
Kemnaker–Shopee Cetak Afiliator dari BLK, 100 Instruktur Disiapkan Dorong Ledakan Cuan Digital di Daerah
Pemkab Sidoarjo Genjot Ekonomi Desa Lewat Renovasi Warung Rakyat
Menaker Yassierli Tekankan BLK Lahat Wajib Antar Lulusan Hingga Bekerja
Randupitu Pasuruan Ubah Sampah Jadi Cuan, Produksi RDF Capai Tonan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:40 WIB

Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:53 WIB

Pasuruan Jadi Tujuan Lawatan Delegasi Brunei Darussalam, Budaya dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:45 WIB

Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

Bupati Rusdi Pimpin Rapat Inflasi, Pasokan Pangan Pasuruan Dipastikan Aman

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:55 WIB

Kemnaker–Shopee Cetak Afiliator dari BLK, 100 Instruktur Disiapkan Dorong Ledakan Cuan Digital di Daerah

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:12 WIB

Nasional

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:24 WIB