Gerbang Cantik Bangkalan:Perempuan Didorong Deteksi Dini Kanker

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim saat peluncuran Gerbang Cantik di Sky Cafe Bangkalan, Selasa (18/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua TP PKK Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim saat peluncuran Gerbang Cantik di Sky Cafe Bangkalan, Selasa (18/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat kesadaran kesehatan perempuan di Kabupaten Bangkalan dilakukan melalui peluncuran dan deklarasi Gerbang Cantik atau Gerakan Bangkalan Cegah Kanker Serviks dan Payudara. Gerakan ini diluncurkan bersamaan dengan rapat peningkatan kapasitas petugas dalam deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) di Sky Cafe Bangkalan, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran TP PKK Kabupaten Bangkalan, TP PKK kecamatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, kepala puskesmas, penanggung jawab program kanker, organisasi perempuan serta sejumlah unsur terkait. Gerakan tersebut diarahkan untuk memperkuat edukasi dan mendorong perempuan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Luthfiana Lukman Hakim, menegaskan Gerbang Cantik bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan, terutama dalam pencegahan kanker serviks dan kanker payudara.

“Gerbang Cantik bukan sekadar sebuah program. Ini adalah gerakan untuk menyelamatkan perempuan,” ujarnya.

Menurut Luthfiana, kanker serviks dan kanker payudara dapat datang tanpa terasa. Ketika gejala mulai muncul, penyakit tidak jarang sudah berada pada tahap yang lebih berat sehingga kesadaran melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi penting.

Karena itu, ia mengajak perempuan di Bangkalan tidak menunggu keluhan atau gejala untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan, menurutnya, perlu menjadi bagian dari kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga.

“Jangan tunggu sakit untuk peduli. Jangan tunggu gejala untuk memeriksa. Dan jangan tunggu terlambat untuk bertindak,” tegasnya.

Luthfiana juga meminta kader PKK, para ibu, keluarga dan seluruh elemen masyarakat ikut menjadi penggerak deteksi dini di lingkungan masing-masing. Upaya pencegahan kanker, katanya, tidak hanya membutuhkan fasilitas dan tenaga kesehatan, tetapi juga kesadaran serta dukungan keluarga.

Ia menilai perubahan cara pandang masyarakat diperlukan agar pemeriksaan kesehatan tidak selalu dikaitkan dengan rasa takut terhadap penyakit. Pemeriksaan justru perlu ditempatkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan diri dan keluarga.

“Mari kita ubah paradigma, ‘periksa karena takut kanker’ menjadi ‘periksa karena sayang diri sendiri dan keluarga’,” tuturnya.

Menurutnya, kesehatan perempuan memiliki kaitan erat dengan ketahanan keluarga. Perempuan yang sehat dinilai tidak hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga berperan dalam menjaga keluarga, anak-anak, dan masa depan generasi Bangkalan.

Dukungan keluarga juga menjadi perhatian Luthfiana. Ia mengajak para suami, anak dan anggota keluarga mendampingi perempuan ketika mengambil keputusan yang berkaitan dengan pemeriksaan maupun kesehatan dirinya.

“Saya juga mengajak para suami, anak, dan keluarga untuk memberikan dukungan. Jangan biarkan perempuan mengambil keputusan sendirian ketika menyangkut kesehatan dirinya. Temani, dukung, dan ingatkan,” katanya.

Momentum deklarasi Gerbang Cantik juga ditandai dengan penyematan PIN sebagai simbol komitmen bersama. Luthfiana berharap simbol tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi pengingat agar masyarakat ikut mendorong perempuan melakukan deteksi dini.

“Saya peduli. Saya mau diperiksa. Saya mengajak perempuan lain untuk diperiksa. Dan saya ikut menjadi bagian dari gerakan menyelamatkan perempuan Bangkalan,” ucapnya.

Ia juga berharap Gerbang Cantik menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi berbagai pihak untuk memperkuat pencegahan dan deteksi dini kanker di Kabupaten Bangkalan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan.

“Karena di balik setiap perempuan yang sehat, ada keluarga yang lebih kuat dan ada masa depan Bangkalan yang lebih hebat,” pungkasnya.

Melalui Gerbang Cantik, TP PKK Kabupaten Bangkalan bersama Dinas Kesehatan dan jejaring pelayanan kesehatan diharapkan dapat memperluas edukasi serta mendorong perempuan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru