Gubernur Khofifah Ganjar Lamongan Penghargaan, Komitmen Jaga Mangrove Berbuah Manis

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima penghargaan pengelolaan mangrove dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima penghargaan pengelolaan mangrove dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Lamongan menerima Penghargaan Dukungan dan Komitmen sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove pada Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7).

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemkab Lamongan dalam menjaga dan mengelola ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat upaya pelestarian kawasan mangrove di wilayah pesisir.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya perlindungan ekosistem mangrove. Mangrove memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai benteng alami untuk menahan abrasi dan dampak perubahan iklim, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut serta penopang kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, pelestarian mangrove harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan, luas kawasan mangrove mencapai 135,59 hektare. Kawasan tersebut tersebar di Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran.

Sebanyak 114 hektare atau sekitar 85 persen berada di Kecamatan Brondong yang meliputi Desa Labuhan, Lohgung, Sedayulawas, dan Sidomukti. Sisanya seluas 21,59 hektare atau sekitar 15 persen berada di Kecamatan Paciran yang mencakup Desa Tlogosadang, Sidokelar, Kranji, Tunggul, dan Kandangsemangkon.

Melalui penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove guna mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan ketahanan kawasan pesisir, serta menjaga keseimbangan lingkungan bagi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru