Gubernur Khofifah Siapkan Jatim Jadi Pusat Vokasi Nasional, Ribuan Siswa SMK Tembus 13 Negara

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arah penguatan pendidikan vokasi saat menghadiri Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Surabaya, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arah penguatan pendidikan vokasi saat menghadiri Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Surabaya, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Jawa Timur siap menjadi pusat pengembangan pendidikan vokasi nasional melalui penguatan ekosistem talenta, sertifikasi kompetensi, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA), hingga perluasan jejaring internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Surabaya, Selasa (4/8/2026). Kegiatan itu dihadiri rektor, dekan, akademisi, guru besar, utusan perguruan tinggi dari berbagai provinsi, serta tamu mancanegara.

Khofifah menegaskan lulusan vokasi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang diakui melalui sertifikasi.

“Ijazah saja tidak cukup. Dunia usaha dan industri membutuhkan kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi,” kata Khofifah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membangun ekosistem pendidikan vokasi secara menyeluruh, mulai pembinaan talenta sejak sekolah, peningkatan kompetensi guru, sertifikasi keahlian, penguatan kemitraan dengan DUDIKA, hingga membuka peluang magang, beasiswa, dan penempatan kerja di luar negeri.

“Kalau tadi disampaikan Pak Rektor Unesa soal vokasi Jawa Timur, Insya Allah Jawa Timur sudah layak menjadi referensi pendidikan vokasi di Indonesia,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen bersama antara Pemprov Jawa Timur, perguruan tinggi, dan DUDIKA dalam membangun pembinaan talenta secara berkelanjutan. Salah satu indikatornya adalah Jawa Timur mampu mempertahankan predikat juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional selama empat tahun berturut-turut.

Ia mengatakan capaian itu didukung sistem pelatihan terintegrasi sehingga peserta didik memperoleh pembinaan yang berkesinambungan dan mampu mengembangkan kompetensinya secara optimal.

Khofifah juga mengungkapkan akses kerja internasional bagi lulusan vokasi terus meningkat. Hingga kini sebanyak 4.915 siswa SMK di Jawa Timur telah mengikuti program magang maupun bekerja di 13 negara.

Ia turut menyoroti Program SMA Double Track yang memberikan bekal keterampilan vokasional dan kewirausahaan kepada siswa SMA.

“Jika anak bertalenta bertemu mentor dan ekosistem yang tepat, mereka akan menjadi kekuatan besar bagi Indonesia,” terangnya.

Khofifah mengajak perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri memperkuat kolaborasi agar pendidikan vokasi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan tantangan global.

“Melalui kolaborasi yang kuat, saya optimis semakin banyak talenta muda Indonesia yang lahir dari vokasi pendidikan dan jadi motor penggerak kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru