Gubernur Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Ponorogo, Siap Dibuka 1 Agustus

Minggu, 27 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah menyapa siswa Sekolah Rakyat Ponorogo. Dengan konsep boarding school, sekolah ini jadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. (Foto Dok Adpim/RadarBangsa

Khofifah menyapa siswa Sekolah Rakyat Ponorogo. Dengan konsep boarding school, sekolah ini jadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. (Foto Dok Adpim/RadarBangsa

PONOROGO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (26/7). Sekolah berasrama ini dijadwalkan mulai menerima kegiatan belajar mengajar pada 1 Agustus 2025 untuk tahap 1B.

Dalam kunjungannya, Khofifah menyebut fasilitas SR Ponorogo sebagai salah satu yang paling lengkap dan representatif di antara seluruh Sekolah Rakyat yang pernah ia datangi. Luas lahan mencapai 4,5 hektare dan dilengkapi sarana pendukung seperti ruang kelas, asrama, lapangan basket, lapangan voli, hingga jogging track.

“Sekolah ini sangat keren dan luar biasa. Fasilitasnya mendukung pembentukan karakter dan potensi anak-anak, baik akademik maupun non-akademik,” ujar Khofifah.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo menampung 125 siswa dari tiga jenjang pendidikan: SD sebanyak 25 siswa, SMP dan SMA masing-masing 50 siswa. Seluruh siswa berasal dari keluarga tidak mampu yang tercatat dalam Desil 1 dan 2 Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dengan konsep boarding school, pola pendidikan di SR juga mengedepankan disiplin dan pembinaan karakter. Waktu belajar ditata sesuai jenjang: hingga pukul 20.00 untuk SD, 21.00 untuk SMP, dan 22.00 untuk SMA. Aktivitas fisik seperti senam pagi dijadwalkan setiap hari, sementara pembiasaan bahasa Inggris akan dilakukan melalui kerja sama dengan Kampung Inggris di Pare, Kediri.

“Pendidikan karakter bisa berjalan lebih efektif jika lingkungan sekolah mendukung. Termasuk melibatkan Dandim dan Polres secara berkala dalam memberi pelatihan kedisiplinan,” kata Khofifah.

Ia juga mendorong para siswa untuk berani bercita-cita tinggi. “Jangan pernah takut bermimpi. Kalian punya peluang jadi tentara, dokter, guru, polisi, bahkan pemimpin daerah. Asal mau belajar sungguh-sungguh,” pesannya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devitri Candrawati, mengatakan proses revitalisasi fasilitas hampir rampung.

“Peralatan penunjang seperti tempat tidur, kasur, dan perlengkapan sekolah sudah mulai berdatangan. InsyaAllah semuanya siap sebelum tanggal 1 Agustus,” jelasnya.

Ucapan syukur juga disampaikan siswa. Muh Lutfi Oktavia Ramadhani, siswa SMA, berharap sistem pendidikan boarding school bisa membentuk dirinya menjadi lebih bertanggung jawab. “Semoga saya jadi pribadi yang disiplin dan punya banyak teman baru,” katanya.

Sementara itu, Siti Fatima Azara, siswi kelas 1 SMP, mengaku terharu saat menerima sepatu dari Gubernur.
“Senang sekali, jadi makin semangat sekolah,” ucapnya.

Dengan pendekatan pendidikan terpadu dan berasrama, SR Ponorogo diharapkan tak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi unggul dari keluarga prasejahtera.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru