Gus Fawait Dukung IJMC 2026, Ekonomi Jember Bergerak

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Gus Fawait saat membuka Night Street Parade Culture IJMC 2026 di depan Pemkab Jember, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Gus Fawait saat membuka Night Street Parade Culture IJMC 2026 di depan Pemkab Jember, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan marching band, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat Jember. Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD menyatakan dukungan penuh terhadap ajang tersebut karena dinilai memberikan dampak ekonomi atau multiplier effect bagi UMKM, pedagang kaki lima (PKL), hingga sektor perhotelan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember Dr. H. Mohammad Fawait, S.E., M.Sc. atau Gus Fawait saat membuka Night Street Parade Culture IJMC 2026 di depan podium Pemkab Jember, Sabtu (8/8/2026) malam.

Gus Fawait menegaskan, dukungan terhadap IJMC tetap diberikan di tengah kebijakan efisiensi APBD 2026. Menurut dia, pemerintah daerah bersama DPRD tetap membuka ruang bagi kegiatan yang memberikan dampak pengali ekonomi secara nyata bagi masyarakat.

“Pemkab Jember bersama DPRD sepakat melakukan efisiensi dalam APBD 2026, kecuali untuk event-event yang memberikan dampak pengali ekonomi (multiplier effect) yang besar. Seperti JFC lalu yang memutar hingga ratusan miliar, event IJMC ini juga memutar puluhan miliar rupiah mulai dari UMKM, PKL, hingga perhotelan,” tegas Gus Fawait.

Dukungan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi Jember sebagai daerah penyelenggara kegiatan marching band berskala internasional. Gus Fawait menyatakan pemerintah daerah ingin membawa Jember menjadi pusat marching band carnival di Indonesia.

” Kita ingin membawa Jember menjadi pusat marching band carnival di Indonesia,” ujar Gus Fawait.

IJMC 2026 hari kedua berlangsung dalam dua sesi, yakni siang hingga sore dan malam hari. Street Parade yang melintas di depan Pemkab Jember tersebut menyedot perhatian ribuan penonton.

Pada sesi siang hingga sore, kegiatan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita. Kompetisi berlangsung pada sejumlah divisi, mulai Junior Non Brass, Junior Brass, hingga Senior Non Brass, dengan peserta dari Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Surabaya.

Ning Ghyta mengapresiasi perkembangan talenta muda yang tampil dalam ajang tersebut. Ia menilai kemampuan anak tidak hanya dapat berkembang melalui bidang akademik, tetapi juga melalui musik dan aktivitas marching band.

“Penting sekali bagaimana mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak. Pintar itu tidak hanya di bidang akademik, tapi ada anak yang punya potensi di bidang musik seperti marching band ini. Tugas kita sebagai orang tua adalah menjadi pengasuh yang otoritatif, yang selalu menumbuhkan potensi terbaik anak-anak,” ujar Ning Ghyta.

Memasuki sesi malam, sebanyak 18 unit marching band tampil dalam divisi Percussion, Senior Brass, Open Class, hingga Military Class. Ketua Panitia Pelaksana H. Tri Basuki menyebut kehadiran peserta dari Thailand menjadi bagian penting dalam gelaran tersebut.

“Hari ini terasa istimewa karena kita kedatangan saudara-saudara kita dari The Samut Prakan School, Thailand. Kehadiran adik-adik dari Thailand adalah bukti bahwa Jember telah menjadi rumah bagi persahabatan internasional. Lewat musik dan baris-berbaris, kita berbicara dengan bahasa yang sama: bahasa persaudaraan,” ungkap Tri Basuki.

Tri Basuki juga menyampaikan rencana penyelenggaraan IJMC 2027 yang akan dikaitkan dengan Watu Ulo Beach Marching Music Sport di Watu Ulo dan melibatkan 12 negara Asia.

Ketua KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa, S.E., turut mengapresiasi konsistensi Jember dalam mencetak atlet marching band. Ia berharap peserta IJMC dapat menjadi bagian dari FORPROV dan berkembang hingga tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

“Ajang seperti ini sangat bagus untuk menjaring bibit-bibit unggul yang bisa membawa nama Jember berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” tutur Debi.

Kemeriahan IJMC 2026 hari kedua ditutup penampilan unit Military dan Open Class yang melintasi kawasan Alun-Alun atau Jember Central Park hingga larut malam.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru