Gus Fawait Minta KKN Kolaboratif Jember Validasi Data Miskin

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Mohammad Fawait melepas 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif se-Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember, Sabtu (19/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Mohammad Fawait melepas 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif se-Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember, Sabtu (19/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Mohammad Fawait atau Gus Fawait melepas sekitar 3.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif se-Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember, Sabtu (19/7/2026). Program yang melibatkan 17 perguruan tinggi di Jember itu mengusung tema “Desa Cinta” atau Desa Cerdas Inklusi dan Tangguh.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menekankan agar kehadiran mahasiswa tidak berhenti pada kritik, melainkan memberi masukan konkret bagi pemerintah daerah. Ia meminta para peserta KKN membantu validasi data kemiskinan ekstrem atau kategori Desil 2 langsung di lapangan.

“Kita jangan cuman pintar mengkritik, tetapi kita harus memberikan masukan-masukan konkret. Banyak bantuan yang luput dan tidak tepat sasaran, yang kaya dapat bantuan yang miskin tidak dapat bantuan. Di sinilah saya menantang adik-adik semua membantu pemerintah menyajikan data Desil 2,” ujar Gus Fawait.

Ia menyebut Jember masih mencatat angka kemiskinan absolut terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Malang. Karena itu, menurut dia, sinergi antarkampus melalui KKN Kolaboratif diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk memperbaiki basis data sekaligus memperkuat program pengentasan kemiskinan di daerah.

Agenda pelepasan itu turut dihadiri jajaran rektor dan perwakilan perguruan tinggi, organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala desa. Pemerintah daerah berharap para mahasiswa dapat turun langsung ke masyarakat dan membantu menghadirkan data yang lebih akurat, terutama untuk warga yang masuk kategori rentan dan miskin ekstrem.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari kampus. Rektor ITS Mandala Jember, Prof. Dr. Suwignyo Widagdo, SE, MM, menilai KKN Kolaboratif menjadi ruang positif untuk memperkuat interaksi antarmahasiswa sekaligus mendukung program pemerintah daerah.

“Ide filosofinya bagus karena ada interaksi dengan beberapa perguruan tinggi dan untuk menyukseskan programnya Gus Bupati. Khusus untuk Mandala, kami juga menerjunkan mahasiswa di tiga kecamatan yaitu Ambulu, Balung, dan Puger,” jelasnya.

Melalui program “Desa Cinta”, perguruan tinggi dan pemerintah daerah berharap pendataan warga kurang mampu bisa lebih presisi. Hasilnya diharapkan menjadi dasar yang lebih kuat dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru