JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Mohammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang cepat, gratis, dan bebas dari birokrasi berbelit. Penegasan itu disampaikan saat memimpin program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan diawali dengan memandu apel siswa di SMPN 2 Rambipuji, kemudian dilanjutkan dialog bersama masyarakat di Balai Desa Rambipuji. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PPP Jember KH. Madini Farouq, Kabag Kesra sekaligus Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Nurul Hafid Yasin, pimpinan OPD, Direktur RSD, serta Muspika Rambipuji.
Di hadapan masyarakat, Gus Fawait menyampaikan bahwa program insentif guru ngaji telah direalisasikan kepada lebih dari 21 ribu penerima. Pendataan bagi ketua kelompok pengajian juga telah rampung dan insentifnya dijadwalkan mulai direalisasikan pada Oktober 2026.
“Untuk ketua kelompok pengajian semuanya sudah terdata. Insyaallah insentifnya baru bisa kami realisasikan bulan Oktober tahun ini,” ujar Gus Fawait.
Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur pelayanan publik agar memberikan pelayanan terbaik tanpa pungutan maupun hambatan kepada masyarakat, terutama dalam layanan administrasi kependudukan dan kesehatan.
“Tidak boleh antre-antre lagi. Kalau sampai antre-antre kayak zaman dulu, atau ke kecamatan dan puskesmas tidak dilayani dengan baik, silakan Wadul Gus’e,” tegasnya yang disambut antusias warga.
Komitmen mempercepat pelayanan juga diwujudkan melalui program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas di Titik Administrasi Kependudukan). Kepala Dispendukcapil Jember Bambang Saputro menjelaskan masyarakat kini dapat mengurus KTP, Kartu Keluarga, KIA, hingga akta kelahiran langsung di kantor kecamatan tanpa harus datang ke kantor dinas.
Pada sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan anggaran Rp400 miliar untuk menjamin layanan berobat gratis bagi seluruh warga. Program tersebut juga mencakup pemeriksaan kesehatan dan layanan persalinan bagi ibu hamil.
Plt. Direktur RSUD dr. Soebandhi, dr. Andre, mengatakan fasilitas pelayanan kesehatan beserta tenaga medis telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Bidang pendidikan juga menjadi perhatian dalam Bunga Desaku. Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Jember Nurul Hafid Yasin menjelaskan program Beasiswa Cinta Bergema memberikan jaminan pembiayaan hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
“Beasiswa di Pemerintah Kabupaten Jember saat ini tidak dilakukan tes tiap tahun. Sekali ikut seleksi dan dapat, ini akan dibiayai sampai mahasiswanya lulus. Pada tahun 2026 ini, rekrutmen baru dibuka untuk kuota 4.200 mahasiswa dari total target 20.000 penerima,” ungkap Hafid.
Ia menambahkan Pemkab Jember juga menyiapkan program bimbingan belajar gratis bagi siswa SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri favorit. Pemerintah juga mematangkan kerja sama beasiswa luar negeri ke Al-Azhar dan Cina.
Menutup kegiatan Bunga Desaku di Rambipuji, Gus Fawait mengajak masyarakat menjaga kerukunan serta memanfaatkan saluran resmi pemerintah untuk melaporkan setiap kendala pelayanan publik agar dapat segera ditindaklanjuti.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar