HAN 2026 di Prigen Pasuruan, Arifah Fauzi Apresiasi Perlindungan Anak Jatim

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPPA Arifah Fauzi menghadiri puncak HAN ke-42 tahun 2026 di Pintu Langit, Prigen, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri PPPA Arifah Fauzi menghadiri puncak HAN ke-42 tahun 2026 di Pintu Langit, Prigen, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 di destinasi wisata Pintu Langit, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026). Acara ini dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi atau Arifah Fauzi.

Suasana puncak HAN berlangsung meriah lewat penampilan ratusan siswa yang unjuk bakat di hadapan tamu undangan. Mereka menampilkan tari, pembacaan puisi, hingga atraksi dari polisi anak yang menjadi perhatian peserta acara.

Dalam sambutannya, Arifah mengapresiasi langkah Pemprov Jatim yang dinilai konsisten memberi ruang dan perlindungan bagi perempuan dan anak. Ia juga menyoroti layanan inovatif bernama Perisai Anak yang diluncurkan pemerintah provinsi tersebut.

“Pemprov Jatim benar-benar memberikan perlindungan nyata kepada perempuan dan anak. Bukti konkritnya adalah peluncuran layanan Perisai Anak yang siap memayungi warga di Jawa Timur,” ujar Arifah Fauzi.

Ia menegaskan, persoalan perempuan dan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan aparat penegak hukum hingga elemen masyarakat agar perlindungan bisa berjalan lebih efektif.

“Permasalahan perempuan dan anak mengharuskan semua pemangku kepentingan untuk ikut andil dalam penyelesaiannya. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri,” tegasnya.

Arifah juga mengingatkan orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak di era digital. Ia menilai media sosial dan perubahan gaya hidup menjadi tantangan baru yang perlu dihadapi dengan pengawasan yang lebih kuat dari keluarga.

“Kita sebagai orang tua wajib memantau aktivitas anak, terutama di media sosial yang pengaruhnya sangat luar biasa. Selain itu, bentengi mereka dari pergaulan bebas yang kini kerap disalahartikan sebagai bagian dari gaya hidup,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru