KOTA BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Blitar kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih lima penghargaan pada Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan kependudukan, pelaksanaan Program Bangga Kencana, serta peningkatan kualitas pengasuhan anak.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin, S.H.I., di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026).
Deretan penghargaan yang diterima Kota Blitar meliputi Apresiasi Dukungan Program Strategis Kemendukbangga/BKKBN kepada Wali Kota Blitar atas komitmen, dukungan, dan fasilitasi terhadap pelaksanaan program strategis Kemendukbangga/BKKBN. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Ketua TP PKK Kota Blitar atas peran aktif dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Kota Blitar juga memperoleh penghargaan atas keberhasilan menyusun **Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kota Blitar Periode 2026–2029**, yang menjadi dokumen strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan kependudukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Capaian lainnya diraih melalui keberhasilan Program Metode Operasi Wanita (MOW) Tahun 2026 yang mencapai target 100 persen dengan realisasi 24 akseptor. Prestasi tersebut dinilai menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memperkuat pelayanan keluarga berencana sekaligus mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana.
Penghargaan berikutnya diraih TPA Tab Syuhada Haji yang meraih Juara II Praktik Baik Tamasya (Taman Asuh Ceria) Kategori Cerita Inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi pengasuhan anak melalui video profil dan dokumentasi praktik pengasuhan yang dinilai inspiratif.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.
“Membangun bangsa dan negara tidak selalu dengan membangun jalan atau mendirikan gedung sekolah, namun unit yang paling penting, yaitu keluarga tidak bisa otomatis berjalan alami, karena butuh kehadiran pemerintah,” ujar Emil.
Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin mengatakan lima penghargaan yang diterima merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah, TP PKK, kader, serta masyarakat Kota Blitar dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, TP PKK, para kader, serta masyarakat Kota Blitar. Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya atau Ketua TP PKK, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kota Blitar yang telah bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan keluarga. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Mas Ibin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar, Mujianto, menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Bangga Kencana melalui penguatan peran kader dan masyarakat.
“Terima kasih atas arahan, dukungan, bimbingan, serta fasilitasi dari Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, Bapak Pj. Sekda, dan seluruh pimpinan OPD. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Bangga Kencana, termasuk penguatan peran kader dan masyarakat di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” ujarnya.
Mujianto menjelaskan implementasi program prioritas nasional terus dipantau melalui sistem pelaporan dan evaluasi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dilakukan secara berkelanjutan agar target program dapat tercapai secara optimal.
Pemerintah Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun keluarga berkualitas, meningkatkan kualitas pengasuhan anak, serta mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar