SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Bank Indonesia melepas ratusan peserta Gowes Nusantara 2026 dalam rangka HUT ke-73 Bank Indonesia di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (26/7). Kegiatan ini mengambil start dan finish di ikon bersejarah Kota Pahlawan, dengan tema “Sehat Bersama, Sehat Selamanya”.
Pelepasan peserta long ride sejauh 50 kilometer dilakukan langsung oleh Khofifah bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Fillianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim. Selain itu, Khofifah juga ikut ambil bagian dalam social ride sejauh 18 kilometer bersama para tamu pimpinan BI.
Rute social ride yang ditempuh melintasi Tugu Pahlawan, Gedung Negara Grahadi, Balai Pemuda, lalu kembali lagi ke Tugu Pahlawan. Gowes bersama itu diikuti lebih dari 600 peserta dan berlangsung semarak dengan nuansa sport tourism yang juga menghadirkan kuliner khas Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan ucapan selamat atas 73 tahun pengabdian Bank Indonesia sebagai bank sentral. Ia berharap BI terus menjadi institusi yang kuat, adaptif, dan terpercaya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-73 kepada Bank Indonesia. Semoga BI senantiasa menjadi institusi yang semakin kuat, adaptif, dan terpercaya dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional serta memperkuat sinergi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Khofifah.
Khofifah juga mengapresiasi pilihan Bank Indonesia yang merayakan hari jadinya lewat kegiatan olahraga. Menurutnya, gowes bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan antarinstansi sekaligus membangun budaya hidup sehat di masyarakat.
“Saya sangat apresiasi betapa di ulang tahun ini, BI memilih acara yang sangat produktif, yakni gowes atau bersepeda. Tentunya kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar olahraga bersama. Karena kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antar institusi,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan kebijakan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, investasi pada kesehatan masyarakat disebut menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri berkomitmen untuk terus membangun ekosistem olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga. Upaya ini sejalan dengan arah pembangunan Jawa Timur yang kami rangkum dalam Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Sehat,” tegasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar