KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pembangunan jalan cor beton sepanjang sekitar 630 meter di Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, rampung pada Rabu (21/10/2026).
Infrastruktur ini diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih memadai, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian kopi dan menuju objek wisata Curug Telu.
Kepala Desa Kalices, Aris Munandar, mengatakan keberadaan jalan beton tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga. “Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang terjal dan berbatu menyulitkan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang hendak menuju lahan pertanian maupun kawasan wisata,”ujarnya.
Sebelum pembangunan dilakukan, warga juga menghadapi kendala dalam mengangkut hasil panen kopi dan berbagai komoditas pertanian lainnya. Kondisi jalan yang sulit dilalui membuat mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian belum berjalan optimal.
Dengan selesainya pembangunan jalan beton tersebut, akses menuju lahan pertanian diharapkan menjadi lebih mudah. Warga juga diharapkan dapat mengangkut hasil panen dengan lebih lancar.
Pembangunan jalan ini direalisasikan melalui aspirasi anggota DPR RI, Mochammad Herviano, dengan menggunakan konstruksi cor beton sepanjang kurang lebih 630 meter.
Selain menunjang kegiatan pertanian, jalan tersebut menjadi akses pendukung bagi pengembangan objek wisata Curug Telu. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mendorong pertumbuhan kunjungan wisata.
Dampak lanjutan juga diharapkan dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat sekitar melalui terbukanya peluang usaha seiring berkembangnya aktivitas wisata.
Pemerintah Desa Kalices berharap masyarakat turut menjaga dan memelihara jalan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Penyelesaian pembangunan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas desa, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan pariwisata
Penulis : Rob
Editor : Zainul Arifin

















Komentar