Kemarau Jadi Berkah, Harga Tembakau Kendal Naik 7,14 Persen.

Minggu, 13 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Harga tembakau di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengalami kenaikan cukup signifikan tahun ini. Tembakau kualitas terbaik kini dihargai hingga Rp75 ribu per kilogram, naik sekitar Rp5 ribu atau 7,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut menjadi angin segar bagi petani tembakau. Cuaca kemarau yang lebih kering dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat kualitas daun tembakau tahun ini lebih baik.

Salah seorang petani tembakau asal Kecamatan Gemuh, Syamsudin, mengatakan kondisi cuaca tahun ini cukup mendukung tanaman tembakau.

“Kalau tahun lalu banyak hujan, sehingga kualitas tembakau kurang bagus. Tahun ini cuacanya lebih kering, sehingga kualitas daun lebih baik dan harganya juga meningkat,” kata Syamsudin, Minggu (13/9/2026) malam.

Kenaikan harga sebesar Rp5 ribu per kilogram cukup memberikan dampak terhadap pendapatan petani. Terlebih, tembakau dengan kualitas terbaik menjadi komoditas yang paling banyak diburu saat musim panen.

Syamsudin sendiri menanam tembakau di lahan sekitar 2 hektare. Dalam satu musim, lahannya menghasilkan sekitar 45 wadah, dengan setiap wadah berisi sekitar 50-60 kilogram tembakau.

Untuk biaya produksi hingga pengolahan, dia mengeluarkan modal sekitar Rp60 juta. Sedangkan omzet penjualan hasil tembakau diperkirakan mencapai Rp240 juta.

Proses pengolahan tembakau melibatkan sekitar 15 pekerja. Pengolahan bahkan dilakukan hingga malam hari untuk menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.

“Memang ada daerah yang kekurangan air karena kemarau, tetapi bagi tembakau kondisi kering seperti tahun ini justru bagus. Hasilnya lebih baik dan petani bisa mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Dengan harga yang meningkat dari Rp70 ribu menjadi Rp75 ribu per kilogram, petani tembakau Kendal mendapat tambahan nilai jual sekitar 7,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan harga tersebut menjadi momentum positif bagi petani untuk meningkatkan kualitas dan produksi tembakau di tengah kondisi kemarau.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru