Jalan Citarum Semarang Rusak Parah, ODOL Jadi Sorotan

Senin, 6 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Citarum di Semarang mengalami kerusakan di sejumlah titik, Minggu (15/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kondisi Jalan Citarum di Semarang mengalami kerusakan di sejumlah titik, Minggu (15/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kerusakan Jalan Citarum yang menjadi jalur vital menuju pusat kota dan kawasan perdagangan di Kota Semarang mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan langkah penanganan cepat sekaligus solusi permanen guna menjaga kelancaran aktivitas warga.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga akan dilanjutkan dengan proyek betonisasi pada 2026.

Berdasarkan evaluasi teknis, kerusakan jalan dipicu oleh elevasi yang rendah sehingga memicu genangan saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut diperparah oleh lalu lintas kendaraan berat dengan muatan berlebih atau ODOL yang mempercepat kerusakan di sejumlah titik.

Meski proyek besar belum dimulai, Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tetap melakukan perbaikan rutin. Tambal sulam dan perbaikan paving terus dilakukan agar fungsi jalan tetap berjalan normal dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Rencana perbaikan permanen telah disiapkan melalui proyek betonisasi sepanjang 510 meter dengan lebar 14 meter. Proyek ini mencakup ruas dari simpang Jalan Dr. Cipto hingga simpang Jalan Indragiri Utara dan dijadwalkan mulai tahap lelang pada Mei 2026.

“Perbaikan tidak menunggu lelang. Kami tetap lakukan pemeliharaan rutin agar aktivitas warga tidak terganggu,” ujar Agustina, Minggu (15/3).

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan kendaraan ODOL akan diperketat melalui koordinasi lintas sektor. “Kami akan pasang rambu batas beban dan berkoordinasi dengan Satlantas agar penindakan berjalan optimal,” tegasnya.

Kerusakan Jalan Citarum berdampak langsung pada mobilitas warga dan distribusi barang di kawasan perdagangan. Jika tidak ditangani serius, kondisi ini berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain betonisasi, Pemkot juga akan memperbaiki sistem drainase dengan pembersihan sedimen secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi genangan yang mempercepat kerusakan jalan.

Agustina mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas selama proses perbaikan berlangsung. “Kami berkomitmen mengawal perbaikan ini agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan kembali optimal,” pungkasnya.

Penulis : Oki/Wely

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru