Jambore RA 2025 di Malang Gaungkan Soliditas Guru Usia Dini

Selasa, 18 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi membuka Jambore RA ke-2 Tahun 2025 yang dihadiri ribuan guru, siswa, dan wali murid di Taman Rekreasi Sengkaling. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi membuka Jambore RA ke-2 Tahun 2025 yang dihadiri ribuan guru, siswa, dan wali murid di Taman Rekreasi Sengkaling. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Ribuan guru, siswa, dan orang tua memadati Taman Rekreasi Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (17/11), dalam gelaran Jambore Raudhatul Athfal (RA) ke-2 Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan kolaborasi para pendidik anak usia dini, bertepatan dengan Hari Lahir ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Mengangkat tema “Sehat Bersama, Berkarya dengan Cinta Merajut Ukhuwah dalam Jalinan Kebersamaan”, agenda ini diikuti sekitar 2.400 guru RA, 2.500 siswa, dan 2.500 wali murid. Selain memperingati Harlah IGRA, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Hari Guru, Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, serta Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265. Kombinasi agenda tersebut menjadikan Jambore RA sebagai ruang perayaan yang sarat pesan kebersamaan dan penguatan komitmen moral dalam pengabdian.

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida Sanusi, hadir membuka kegiatan. Hadir pula Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Kabid PAUD Dinas Pendidikan, Camat Dau, Forkopimcam, serta jajaran Pengurus IGRA Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi kepada IGRA atas kontribusinya dalam pembangunan pendidikan anak usia dini.
“Mudah-mudahan Jambore ini menjadi momentum strategis bagi keluarga besar IGRA Kabupaten Malang agar semakin bersemangat dalam mengabdi dan berkarya untuk memajukan pendidikan,” ujarnya.

Sanusi menekankan bahwa peran IGRA semakin relevan dalam menghadapi dinamika pendidikan modern. Para guru RA, menurutnya, memiliki tanggung jawab membentuk pondasi karakter sejak dini melalui pembinaan jasmani, rohani, serta pengembangan potensi anak secara optimal dan terarah.
“Melalui serangkaian kegiatan Jambore ini, saya yakin keluarga besar IGRA akan bergerak dinamis dan semakin sukses mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing,” kata Sanusi. Ia juga mendoakan agar seluruh guru diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian.

Dalam momen Harlah ke-23 IGRA ini, Sanusi menyebut keberlanjutan organisasi tersebut sebagai bukti bahwa para guru RA tetap solid dan berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan Islam.
“Di balik hebatnya anak-anak, ada para insan mulia guru-guru Raudhatul Athfal yang dengan kesabaran dan ketulusan mendidik mereka setiap hari. Guru RA adalah pembangun fondasi pertama karakter bangsa,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, akan terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan anak usia dini karena investasi terbaik untuk masa depan bermula dari pendidikan karakter.
“Anak-anak RA harus dibimbing agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, cinta tanah air, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi era digital dengan bijak,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru