Jatim Borong Dua Penghargaan EBTKE 2026, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Hemat Energi

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas ESDM Jatim MHD Aftabuddin Rijaluzzaman menerima penghargaan EBTKE 2026, Kamis (4/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Dinas ESDM Jatim MHD Aftabuddin Rijaluzzaman menerima penghargaan EBTKE 2026, Kamis (4/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan sekaligus dalam Awarding Apresiasi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026 yang digelar Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Dua penghargaan tersebut diraih melalui kategori hemat energi. Juara 1 subkategori gedung retrofit diberikan kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jawa Timur (PRKPCK Jatim). Sementara Juara 2 subkategori zero energy building diraih Dinas ESDM Jawa Timur.

Penghargaan itu diterima Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur MHD Aftabuddin Rijaluzzaman yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam puncak Awarding Apresiasi EBTKE 2026 di JI EXPO Jakarta, Kamis (4/9/2026).

Gubernur Khofifah mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang dinilai terus menghadirkan inovasi dan praktik nyata dalam penerapan efisiensi energi serta pemanfaatan energi bersih di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Khofifah, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Jawa Timur dalam mendorong transisi energi tidak berhenti pada kebijakan, tetapi telah diwujudkan melalui langkah konkret, termasuk penerapan konsep bangunan hemat energi dan peningkatan efisiensi penggunaan energi pada gedung pemerintahan.

“Penghargaan ini tentu kami syukuri. Ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi energi yang dilakukan Pemprov Jatim telah memberikan hasil yang baik,” kata Gubernur Khofifah.

Ia berharap capaian tersebut menjadi pemicu untuk memperluas penerapan praktik efisiensi energi di berbagai sektor.

“Berbagai ikhtiar dalam mendorong efisiensi energi dan transisi menuju energi bersih terus menunjukkan hasil, dan diapresiasi oleh banyak pihak, semoga ini jadi motivasi supaya terus memperluas praktik-praktik baik di berbagai sektor,” tambahnya.

Khofifah menegaskan penguatan konservasi energi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi daerah.

Karena itu, penerapan prinsip efisiensi energi, menurutnya, perlu diperluas tidak hanya pada gedung pemerintahan, tetapi juga fasilitas publik lainnya.

“Harapannya tentu kami ingin semakin banyak bangunan dan fasilitas publik di Jawa Timur yang menerapkan prinsip hemat energi, memanfaatkan energi terbarukan, dan memiliki efisiensi energi yang semakin baik,” terangnya.

Menurut Khofifah, langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Jawa Timur dalam mendukung pencapaian target net zero emission nasional.

“Ini merupakan bagian dari kontribusi Jawa Timur dalam mendukung pencapaian target net zero emission nasional. Penghargaan ini jadi bukti kalau Jawa Timur punya kontribusi nyata dalam pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi di Indonesia,” jelasnya.

Capaian dua penghargaan tersebut juga dinilai menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mempercepat transformasi energi di Jawa Timur. Inovasi dalam pembangunan infrastruktur dan pengelolaan gedung diharapkan berjalan seiring dengan upaya mengurangi konsumsi energi dan emisi.

Khofifah berharap penghargaan Apresiasi EBTKE 2026 tidak berhenti sebagai pencapaian administratif, tetapi menjadi pemacu bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam penerapan konservasi energi dan energi terbarukan.

“Semoga capaian ini tidak hanya menjadi penghargaan, tetapi juga menjadi energi baru untuk terus memperkuat budaya hemat energi di Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru