Jatim Pecahkan Rekor Transaksi Misi Dagang di Batam 2025, Tembus Rp 4,45 T

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, RadarBangsa.co.id — Gelaran Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Batam menjadi momentum terbesar perdagangan antardaerah sepanjang 2025. Total transaksi yang dicatat mencapai Rp 4,456 triliun, menempatkan pertemuan Jatim–Kepri ini sebagai yang tertinggi dari seluruh rangkaian misi dagang tahun ini.

Kegiatan yang mempertemukan 174 pelaku usaha dari kedua daerah itu tidak hanya menghasilkan transaksi dagang, tetapi juga memperluas kerja sama internasional melalui tiga Letter of Intent dengan pelaku usaha Malaysia. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian tersebut sebagai sinyal bahwa ekosistem produk Jatim semakin kompetitif di pasar regional.

“Nilai transaksi sebesar Rp 4,456 triliun ini menggambarkan kekuatan pelaku usaha Jatim dalam menggerakkan perdagangan nasional dan regional,” ujar Khofifah. Ia menjelaskan, penjualan Jatim ke Kepri mencapai Rp 1,078 triliun, sementara pembelian dari Kepri tercatat Rp 81,9 miliar. Komitmen dagang dengan Malaysia melalui LoI menyumbang nilai terbesar, yaitu Rp 3,296 triliun.

Sejumlah produk Jatim seperti kopi, vanili, pakan udang, daging ayam, telur, hingga produk industri diminati pasar Kepri. Adapun Kepri memasok ikan beku. Sementara Malaysia tertarik pada komoditas seperti cassava, frozen coconut cream, serta produk pangan olahan.

Khofifah menegaskan bahwa kerja sama dengan Kepri semakin penting karena sejumlah komoditas di wilayah tersebut selama ini bergantung pada produksi daerah yang terdampak bencana. Jawa Timur, menurutnya, memiliki kapasitas suplai yang mampu menjaga stabilitas kebutuhan pokok di Kepri. “Kami siapkan opsi cepat untuk memastikan ketersediaan barang,” ujarnya.

Agenda ini juga menghasilkan 11 Perjanjian Kerja Sama antar-OPD dan tiga LoI dengan perusahaan Malaysia, di antaranya CV Pandafood Industry dengan Eng Sheng Sdn Bhd dan PT Jayaditya Aswani Mandiri dengan Mentrade Marine Sdn Bhd.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan penyokong utama kebutuhan pokok masyarakat Kepri. “Kontribusi Jatim semakin terasa. Kerja sama yang diperbarui setelah tiga tahun ini memperkuat stabilitas pasokan,” katanya. Ia juga membuka peluang perluasan kerja sama di sektor pariwisata.

Pelaku usaha seafood asal Sidoarjo, Reksa (30), mengatakan bahwa permintaan pasar untuk ikan olahan meningkat signifikan. “Kami ditawari buyer Malaysia untuk uji coba satu kontainer dori dan tuna steak. Jika berhasil, akan ada permintaan lanjutan,” ujarnya.

Sejak 2022 hingga 2025, Jawa Timur aktif menjalankan misi dagang luar negeri ke Singapura, Osaka, Hong Kong, Riyadh, hingga Kuala Lumpur. Total potensi transaksi luar negeri mencapai Rp 5,896 triliun. Pemprov Jatim menilai capaian di Batam menjadi penegasan bahwa Jawa Timur siap memperluas pengaruhnya sebagai pusat distribusi nasional.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru