Jember Dapat Tiga KNMP, Puger Kulon Jadi Pusat Pengembangan

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan program KNMP di Pantai Pancer, Minggu (16/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan program KNMP di Pantai Pancer, Minggu (16/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Kabupaten Jember mendapat alokasi pembangunan tiga Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2026. Desa Puger Kulon diproyeksikan menjadi pusat utama pengembangan KNMP, sementara Desa Sumberrejo dan Desa Paseban disiapkan sebagai titik penyangga.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Jember Gus Fawait dalam acara Pro Gus’e Update di Pantai Pancer, Minggu (16/8/2026) sore. Program tersebut merupakan bagian dari strategi KKP di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memodernisasi sektor kelautan dan meningkatkan produktivitas nelayan.

Gus Fawait mengatakan Jember dinilai memiliki potensi perikanan yang besar. Salah satu pertimbangannya adalah posisi Jember sebagai daerah dengan garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur.

“Sebagai daerah dengan garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur, Jember dinilai memiliki potensi perikanan yang sangat besar sehingga layak mendapatkan alokasi tiga unit KNMP secara serentak,” kata Gus Fawait.

Tiga kawasan yang menjadi lokasi pembangunan tersebut memiliki fungsi berbeda. Puger Kulon diproyeksikan sebagai pusat utama pengembangan KNMP di Kabupaten Jember, sedangkan Sumberrejo dan Paseban menjadi titik penyangga untuk mendukung operasional serta kelancaran rantai pasok perikanan kawasan.

Fasilitas KNMP itu disebut bernilai puluhan miliar rupiah. Pemerintah Kabupaten Jember menilai investasi pemerintah pusat tersebut perlu memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya nelayan sebagai salah satu penopang perekonomian wilayah pesisir.

Gus Fawait menegaskan penggunaan anggaran negara harus dilakukan secara optimal agar pembangunan KNMP tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi berdampak terhadap kesejahteraan warga.

Untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran, Gus Fawait telah menginstruksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat kolaborasi lintas sektor. Koordinasi tersebut melibatkan unsur Muspika, TNI, dan Kepolisian setempat.

Pembangunan tiga KNMP ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan sentra perikanan lokal sekaligus mengintegrasikan potensi desa-desa pesisir Jember dengan aktivitas ekonomi kelautan.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru