JEMBER, RadarBangsa.co.id – Jember Marching Band (JMB) mulai menggenjot persiapan fisik dan teknis menjelang agenda kompetisi internasional Asian Music Games (AMG) 2026. Program latihan intensif dilakukan untuk mengejar standar performa tinggi sekaligus mempersiapkan kemungkinan Jember menjadi tuan rumah ajang pra-olimpiade marching band.
Ketua JMB, Tri Basuki, menyebut para atlet kini memasuki fase latihan berat yang diibaratkan sebagai perjuangan “melawan waktu” untuk mencapai kondisi fisik terbaik sebelum kompetisi berlangsung.
Sejak awal triwulan pertama 2026, intensitas latihan para atlet marching band Jember meningkat signifikan. Program latihan difokuskan pada penguatan fisik dan teknik jalan cepat yang menjadi elemen penting dalam performa marching band modern.
Tim JMB saat ini dibagi dalam dua fokus pembinaan. Pertama, tim yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan masa latihan jangka panjang sekitar satu setengah tahun. Kedua, tim yang diproyeksikan mengikuti Asian Music Games 2026.
Untuk tim AMG, paket musik yang akan dimainkan disebut telah mencapai target awal meski saat ini baru mencakup satu lagu utama. Selama bulan Ramadan, latihan tetap berjalan rutin setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
Mulai April mendatang, pusat latihan akan dipindahkan ke kawasan Jember Sport Garden (JSG). Lokasi ini dipilih agar atlet dapat beradaptasi dengan arena berstandar stadion sekaligus mendukung kegiatan olahraga masyarakat di kawasan tersebut.
Tri Basuki menegaskan bahwa Asian Music Games bukan sekadar agenda latihan bersama seperti yang sempat beredar di masyarakat.
“AMG adalah ajang seleksi menuju Olimpiade. Sistemnya bukan undangan, tetapi pendaftaran melalui HOBI (Himpunan Orkes Marching Band Indonesia),” ujar Tri Basuki, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, proses seleksi sangat ketat karena setiap negara hanya diperbolehkan mengirim dua unit marching band terbaik yang telah memenuhi standar teknis serta dukungan pendanaan.
Asian Music Games diikuti sejumlah negara kuat dalam dunia marching band seperti Jepang dan Thailand. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju agenda internasional yang lebih besar di masa mendatang.
Selain menargetkan prestasi, Jember juga berpeluang menjadi tuan rumah eksibisi pra-olimpiade marching band dalam rangkaian sirkuit Asian Music Games. Jika terealisasi, agenda ini dinilai dapat meningkatkan citra olahraga dan pariwisata daerah.
Tri Basuki berharap kerja keras para atlet dapat membuahkan hasil maksimal sekaligus mengharumkan nama Jember dan Indonesia di tingkat internasional.
“Dengan persiapan yang matang, kami optimistis JMB bisa bersaing dengan negara lain dan membawa prestasi untuk daerah,” pungkasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar