LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program balik mudik gratis bagi warga Lamongan yang ingin kembali ke perantauan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. Program ini bertujuan untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, serta mengurangi kemacetan saat arus balik Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Dianto, saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan pada Kamis (27/3/2025), mengungkapkan bahwa pendaftaran program ini telah dibuka sejak 25 Maret 2025 dan akan berlangsung hingga 3 April 2025.
“Program balik mudik gratis ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pendaftarannya sudah dibuka mulai 25 Maret 2025 sampai 3 April 2025,” ujar Dianto.
Menurutnya, program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin kembali ke Jakarta tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi. Selain itu, keberangkatan yang terjadwal dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama, terutama di jalur pantura yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan pasca-Lebaran.
“Program ini bertujuan untuk menciptakan kondisi arus balik mudik yang aman dan nyaman. Selain itu, agar arus balik lebih tertata dan terjadwal, sehingga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas,” jelasnya.
Dianto menambahkan bahwa keberangkatan program balik mudik gratis ini akan dilaksanakan pada 5 April 2025 dengan tujuan akhir Jakarta. Kuota yang tersedia hanya untuk 80 peserta, sehingga masyarakat diharapkan segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi.
“Kami berharap masyarakat Lamongan yang ingin ikut program ini bisa segera mendaftar karena kuotanya terbatas. Kami menyediakan 80 tempat duduk dengan tujuan ke Jakarta,” katanya.
Bagi warga yang ingin ikut serta dalam program ini, pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi nomor 082335534653 atau 082325245884. Persyaratan yang diperlukan cukup mudah, yaitu hanya dengan menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Persyaratan daftar hanya menyerahkan KTP dan KK, karena diutamakan warga asli Lamongan,” tegas Dianto.
Program balik mudik gratis ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para perantau yang bekerja di ibu kota. Salah satu warga Lamongan, Rahmat (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya sangat bersyukur ada program ini. Ongkos perjalanan ke Jakarta cukup mahal, jadi dengan adanya fasilitas gratis ini sangat membantu kami yang ingin kembali bekerja setelah Lebaran,” ujar Rahmat.
Program balik mudik gratis ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan arus balik Lebaran. Dengan adanya program ini, diharapkan perjalanan warga menjadi lebih aman, lancar, dan nyaman.
Lainnya:
- Saat Daerah Lain Krisis Pangan, Khofifah Justru Siapkan Ekspor Beras dari Jatim
- Jatim Targetkan Produksi Padi Naik 5 Persen, Khofifah Fokus Cegah Gagal Panen
- Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








