Kadin Kendal Soroti KIK: Kenapa Tenaga Kerja Lokal Belum Banyak Terserap?

Rabu, 20 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kendal menyoroti rendahnya serapan tenaga kerja lokal di Kawasan Industri Kendal (KIK). Isu ini mencuat dalam Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) 2025 yang digelar di Hotel Sae Inn, Rabu (20/8/2025).

Rapimkab tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berkolaborasi untuk Kendal Maju dan Sejahtera”.

Selain membahas arah pembangunan ekonomi daerah, forum juga menyinggung dua isu strategis, pemberdayaan UMKM perempuan dan peluang kerja di KIK.

Ketua Kadin Kendal, Fransisca Tjokro Handoko, menegaskan pihaknya akan mendorong agar tenaga kerja asal Kendal bisa lebih banyak terserap di kawasan industri yang menjadi magnet investasi itu.

“Kami ingin membantu pemerintah agar tenaga kerja dari Kendal bisa lebih banyak terserap di KIK,” kata Fransisca.

Menurutnya, keberadaan KIK seharusnya menjadi peluang besar bagi masyarakat Kendal untuk meningkatkan kesejahteraan.

Namun, jika perekrutan tenaga kerja masih minim melibatkan warga lokal, manfaatnya belum terasa optimal.

Fransisca menambahkan, Kadin Kendal siap mengambil peran dalam mempersiapkan SDM yang kompeten agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

Wakil Ketua Kadin Jawa Tengah, Cahyanto, juga menekankan pentingnya peran Kadin dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Ia menyebut Kadin bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Saya percaya orang-orang kreatif akan mampu menangkap peluang dari situasi apapun. Kadin Kendal harus jadi agen perubahan untuk Kendal lebih maju,” ujarnya.

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru