Kagumi Alpukat Kelud, Gubernur Khofifah Dukung Inovasi Petani Kediri

- Redaksi

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Desa Wisata Jambu di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri (hms)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Desa Wisata Jambu di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri (hms)

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Desa Wisata Jambu di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (15/3). Dalam kunjungannya, Khofifah berkeliling kebun Alpukat Kelud, buah khas Kabupaten Kediri yang memiliki keunikan tersendiri.

Khofifah mengungkapkan kekagumannya terhadap Alpukat Kelud yang dikenal memiliki ukuran besar dengan biji yang sangat kecil dibandingkan alpukat pada umumnya. “Saya sudah mendengar cukup lama tentang varietas Alpukat Kelud. Di media sosial, sering kali disebut sebagai alpukat tanpa biji, meskipun sebenarnya ada, tapi sangat kecil di ujung,” ujarnya.

Gubernur Khofifah juga menyoroti keunggulan Alpukat Kelud yang bisa mencapai berat 1,8 kg dengan daging buah berwarna kuning, lembut, serta biji yang minimalis. Menurutnya, alpukat ini berpotensi menjadi produk unggulan di pasar nasional maupun internasional.

“Inovasi seperti ini harus terus didukung. Pak Agus sebagai pemilik kebun telah berhasil membudidayakan hingga 70 varietas alpukat. Ini menunjukkan adanya kreativitas luar biasa dalam sektor agrobisnis,” tutur Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mendorong agar inovasi yang telah dilakukan Agus Joko Susilo bisa segera diproses untuk mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Ia menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi dalam pengembangan pertanian harus mendapat perlindungan hukum agar dapat menjadi referensi bagi para pelaku usaha di sektor agrobisnis.

Khofifah pun mengapresiasi kreativitas masyarakat di sektor agrobisnis, seperti yang terlihat di Desa Wisata Jambu. Ia berharap inovasi serupa dapat diterapkan di berbagai daerah sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. “Tentu pemerintah sangat berterima kasih kepada masyarakat yang berinovasi seperti Pak Agus. Ini juga bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga mengajak para pelaku agrobisnis untuk terus mengikuti tren yang berkembang di masyarakat, seperti tren hampers berbasis tanaman buah atau bunga dalam pot. Menurutnya, selain menguntungkan secara ekonomi, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya senang melihat tanaman, buah, dan bunga. Ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Agus Joko Susilo mengaku bangga dan semakin termotivasi atas kunjungan Gubernur Khofifah. Ia menegaskan bahwa Alpukat Kelud merupakan produk unggulan hasil inovasinya yang terinspirasi dari Gunung Kelud di Kediri.

“Bu Gubernur adalah salah satu penyemangat kami. Produk unggulan kami, Alpukat Kelud, bisa memiliki panjang hingga 40 cm dengan berat mencapai 1,8 kg,” ujar Agus dengan penuh semangat.

Kunjungan Gubernur Khofifah ke Desa Wisata Jambu ini diharapkan dapat semakin memacu semangat inovasi masyarakat dalam mengembangkan sektor agrobisnis berbasis kearifan lokal.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Saat Daerah Lain Krisis Pangan, Khofifah Justru Siapkan Ekspor Beras dari Jatim
Jatim Targetkan Produksi Padi Naik 5 Persen, Khofifah Fokus Cegah Gagal Panen
Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:20 WIB

Saat Daerah Lain Krisis Pangan, Khofifah Justru Siapkan Ekspor Beras dari Jatim

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:13 WIB

Jatim Targetkan Produksi Padi Naik 5 Persen, Khofifah Fokus Cegah Gagal Panen

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Berita Terbaru