PELAALAWAN, RadarBangsa.co.id — Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara bersama Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin turun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tanjung Kosik, Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kamis (13/8/2026).
Penanganan dilakukan setelah titik hotspot terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning (DLK). Keduanya memimpin pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api padam serta mencegah kemunculan kembali titik api di lahan gambut.
Sebanyak 67 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka berasal dari Polres Pelalawan, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Teluk Binjai dan Desa Petodaan, tim pemadam PT RMP, PT SAU, PT RAPP Distrik Meranti, serta masyarakat Desa Teluk Binjai.
Dari pengecekan lapangan, titik api berada di lahan gambut berupa kebun karet, kebun sawit, dan lahan belukar milik masyarakat. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare.
Tim gabungan membagi personel ke sejumlah titik tugas dengan dukungan peralatan mini striker, mesin Maxtri, selang, nozzle, hingga drone. Kapolsek Teluk Meranti IPDA Vicki Rizky, Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra, Lurah Teluk Binjai Abu Samma, serta unsur terkait turut hadir dalam penanganan.
Pemadaman dilakukan secara langsung di sejumlah titik yang telah dibagi kepada personel gabungan. Langkah pendinginan menjadi bagian penanganan untuk memastikan bara api tidak kembali menyala. Peralatan yang digunakan disesuaikan dengan kondisi lapangan, termasuk dukungan drone untuk membantu pemantauan kawasan yang terdampak kebakaran.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan kecepatan seluruh pihak.
“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan kecepatan seluruh pihak. Kami bersama pemerintah daerah, MPA, perusahaan dan masyarakat terus memastikan setiap titik api ditangani hingga benar-benar aman,” ujarnya.
Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia mengajak masyarakat menjaga lahan dan mencegah karhutla bersama-sama demi keselamatan serta kelestarian wilayah.
Setelah pemadaman dan pendinginan dilakukan menyeluruh, kondisi lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Tim gabungan tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, sementara Kapolres dan Wakil Bupati kembali mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pencegahan karhutla.
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin


















Komentar