Kapolri Jenguk Korban Ledakan SMAN 72, Pastikan Penanganan Medis dan Trauma Healing Berjalan Optimal

Minggu, 9 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menjenguk korban ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menjenguk korban ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kondisi para korban ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/11/2025).

Dalam kunjungannya, Jenderal Listyo didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri serta Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro. Ketiganya datang untuk memastikan seluruh proses penanganan medis berjalan dengan cepat, serta dukungan psikologis bagi korban dan keluarga tidak terabaikan.

Sebelum memasuki ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), rombongan Kapolri sempat menerima paparan dari tim Psikologi Kepolisian yang bertugas di posko trauma healing. Posko ini didirikan sejak sehari sebelumnya sebagai bentuk respon cepat Kepolisian Daerah Metro Jaya terhadap dampak psikologis yang dialami korban, guru, serta keluarga besar SMAN 72.

Di ruang IGD, Kapolri menyapa satu per satu korban yang masih dirawat. Dengan didampingi tim medis, Listyo mendengarkan penjelasan mengenai kondisi terbaru para pasien. Ia mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan yang bekerja tanpa henti sejak malam kejadian, serta menegaskan komitmen kepolisian untuk membantu percepatan pemulihan korban.

Data dari posko pelayanan RSI Cempaka Putih hingga pukul 01.30 WIB menunjukkan terdapat 39 korban yang ditangani usai insiden ledakan. Dari jumlah tersebut, 14 orang masih menjalani perawatan intensif di IGD, sedangkan 25 pasien lainnya telah diizinkan pulang setelah dinyatakan stabil.

Meski sebagian korban sudah diperbolehkan pulang, tim trauma healing dari kepolisian tetap siaga di rumah sakit untuk memberikan pendampingan lanjutan. Beberapa psikolog dari Biro SDM Polda Metro Jaya terlihat aktif memberikan terapi dan konseling ringan kepada korban maupun keluarganya yang mengalami shock akibat peristiwa tersebut.

Kepolisian juga telah mendirikan posko trauma healing di dua rumah sakit utama yang menampung korban, yakni RSI Cempaka Putih dan satu rumah sakit di wilayah Jakarta Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya holistik Polri dalam memastikan penanganan korban tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pemulihan mental dan emosional.

Kapolri menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab ledakan di area sekolah. Ia memastikan proses investigasi dilakukan secara profesional dengan melibatkan tim laboratorium forensik untuk mengetahui sumber dan mekanisme ledakan yang menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka.

“Keselamatan anak-anak kita adalah prioritas. Kami akan memastikan penyelidikan berjalan tuntas agar kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari,” ujar Listyo di hadapan awak media usai menjenguk korban.

Sebelum meninggalkan lokasi, Jenderal Listyo menyampaikan rasa empatinya kepada para korban dan keluarga. Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan. “Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak belajar. Kita semua punya tanggung jawab untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru