Kapolri Siapkan 2.746 Posko Operasi Ketupat 2026, Pengamanan Mudik Lebaran Diperketat

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat rapat koordinasi Operasi Ketupat 2026 di Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat rapat koordinasi Operasi Ketupat 2026 di Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyiapkan 2.746 posko dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026 yang digelar selama dua pekan, 14–25 Maret 2026.

Pernyataan itu disampaikan Sigit dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). Operasi ini bertujuan memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Menurut Sigit, dari total 2.746 posko, sebanyak 1.624 difokuskan sebagai pos pengamanan dan pusat informasi serta pengaturan arus lalu lintas yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, 779 posko pelayanan disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pengemudi untuk mengantisipasi kelelahan saat perjalanan jarak jauh.

Adapun 343 posko terpadu akan difungsikan sebagai pusat kendali Operasi Ketupat 2026, termasuk koordinasi lintas instansi dan penyediaan layanan di rest area.

“Di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik,” ujar Sigit.

Lebih lanjut, Polri menetapkan 185.608 objek pengamanan sebagai prioritas, meliputi tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara. Pengamanan juga difokuskan pada jalur tol, jalur arteri, serta lintasan penyeberangan antarpulau yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.

Sigit menegaskan pentingnya pelibatan pemangku kepentingan, termasuk kementerian, pemerintah daerah, dan pengelola transportasi, untuk menjamin pelayanan terpadu selama periode mudik Lebaran.

“Kita perlu kolaborasi seluruh stakeholder agar pengamanan dan pelayanan di jalur mudik berjalan optimal,” pungkasnya.

Penulis : Yak

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru