JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyiapkan 2.746 posko dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026 yang digelar selama dua pekan, 14–25 Maret 2026.
Pernyataan itu disampaikan Sigit dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). Operasi ini bertujuan memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Menurut Sigit, dari total 2.746 posko, sebanyak 1.624 difokuskan sebagai pos pengamanan dan pusat informasi serta pengaturan arus lalu lintas yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, 779 posko pelayanan disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pengemudi untuk mengantisipasi kelelahan saat perjalanan jarak jauh.
Adapun 343 posko terpadu akan difungsikan sebagai pusat kendali Operasi Ketupat 2026, termasuk koordinasi lintas instansi dan penyediaan layanan di rest area.
“Di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik,” ujar Sigit.
Lebih lanjut, Polri menetapkan 185.608 objek pengamanan sebagai prioritas, meliputi tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara. Pengamanan juga difokuskan pada jalur tol, jalur arteri, serta lintasan penyeberangan antarpulau yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.
Sigit menegaskan pentingnya pelibatan pemangku kepentingan, termasuk kementerian, pemerintah daerah, dan pengelola transportasi, untuk menjamin pelayanan terpadu selama periode mudik Lebaran.
“Kita perlu kolaborasi seluruh stakeholder agar pengamanan dan pelayanan di jalur mudik berjalan optimal,” pungkasnya.
Penulis : Yak
Editor : Zainul Arifin


















Komentar