Kapolsek Tikung Pastikan Stok BBM SPBU Aman, Tak Ada Kelangkaan

Rabu, 11 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung saat memantau ketersediaan BBM di SPBU Tikung, Lamongan, Selasa (10/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung saat memantau ketersediaan BBM di SPBU Tikung, Lamongan, Selasa (10/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung melakukan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Hasil pemantauan menunjukkan stok BBM masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan BBM yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap stok BBM yang tersedia di SPBU Tikung. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sejumlah jenis BBM masih tersedia dalam jumlah cukup.

Stok Bio Solar tercatat sebanyak 1.083 liter, Dexlite 3.155 liter, Pertalite 3 mencapai 13.996 liter, Pertamax sebanyak 1.672 liter, Pertalite 5 sebesar 3.430 liter, serta Pertamina Dex sebanyak 2.178 liter.

Selain memeriksa ketersediaan stok, petugas juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan distribusi dari pihak pemasok berjalan lancar tanpa hambatan.
Kapolsek Tikung AKP Anang P. Widodo, SH., mengatakan kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM tetap stabil di wilayah hukumnya.

“Kami melakukan pengecekan langsung di SPBU Tikung. Dari hasil monitoring, stok BBM masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” ujar AKP Anang.

Ia menambahkan, kepolisian juga terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Ketersediaan BBM menjadi faktor vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi hingga distribusi logistik. Karena itu, kepolisian bersama pihak terkait terus melakukan pengawasan agar pasokan energi tetap stabil.

Monitoring rutin juga bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak terjadi kepanikan akibat isu kelangkaan BBM.

Kapolsek Tikung menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan perkembangan distribusi BBM di wilayahnya.

“Apabila ada perkembangan situasi di lapangan, kami akan segera melaporkannya pada kesempatan pertama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru