Karhutla Bromo Agustus 2026

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang M. Sanusi bersama jajaran meninjau penanganan karhutla Bromo di kawasan TNBTS, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang M. Sanusi bersama jajaran meninjau penanganan karhutla Bromo di kawasan TNBTS, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang M. Sanusi meninjau penanganan pascakebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sabtu (15/8/2026) pagi. Penanganan kini berfokus pada pemadaman lanjutan, pendinginan atau mop up, serta pemulihan ekosistem kawasan yang terdampak.

Sanusi datang bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Kepala TNBTS, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Malang.

Kebakaran pertama kali terpantau di kawasan kaldera Gunung Bromo, tepatnya di Bukit Jantur/Bantengan yang berada di wilayah administratif Kabupaten Probolinggo, pada 3 Agustus 2026. Kobaran api kemudian merambat cepat akibat angin hingga memasuki wilayah Kabupaten Malang pada 5 Agustus 2026.

Berdasarkan pendataan yang masih berkembang, luas kawasan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.120,3 hektare. Vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar. Untuk wilayah Kabupaten Malang, luas kawasan terdampak diperkirakan sekitar 30 hektare.

Penanganan di sejumlah titik menunjukkan perkembangan. Titik api di kawasan Bromo melalui Jemplang, Kabupaten Malang, telah padam. Sejumlah titik sebelumnya di Seruni, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, dan Pakis Bincil juga telah dipadamkan dan kini terpantau hanya menyisakan asap tipis.

Pemkab Malang tetap menyiagakan personel dan melakukan pemantauan secara intensif untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Penanganan juga diarahkan pada proses pendinginan guna memastikan kondisi kawasan benar-benar aman.

Akses wisata menuju kawasan Bromo masih ditutup oleh TNBTS. Penutupan berlaku dari pintu Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Pos Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Dalam peninjauan tersebut, Sanusi turut menyerahkan bantuan paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang kepada petugas dan relawan penanganan darurat kebakaran hutan Bromo di Watu Gede, Padang Savana Gunung Bromo.

Sanusi mengimbau masyarakat dan wisatawan ikut mencegah kebakaran hutan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Menurutnya, pencegahan membutuhkan keterlibatan pemerintah, petugas, dan masyarakat.

“Apabila kondisi sudah benar-benar dinyatakan aman, Balai Besar TNBTS akan segera membuka kembali kawasan Bromo. Kami juga memberikan imbauan kepada semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucap Sanusi.

Pemkab Malang menyatakan kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Saat ini, penanganan masih berjalan sembari menunggu kawasan dinyatakan aman dan dapat kembali dibuka untuk kunjungan wisata.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Berita Terbaru