Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Sidoarjo Perkuat Investasi dan UMKM

Kamis, 25 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi menerima audiensi HIPMI Sidoarjo membahas penguatan investasi dan pengembangan UMKM, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi menerima audiensi HIPMI Sidoarjo membahas penguatan investasi dan pengembangan UMKM, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo untuk memperkuat investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut juga diarahkan agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya bertahan di sektor ritel, tetapi mampu masuk ke dalam rantai pasok industri yang memiliki nilai ekonomi lebih besar.

Komitmen itu mengemuka dalam audiensi jajaran HIPMI Sidoarjo dengan Bupati Sidoarjo Subandi di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis mulai dari penguatan investasi, pengembangan kewirausahaan, peningkatan daya saing UMKM, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Subandi menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, tantangan ekonomi yang terus berubah harus dijawab dengan inovasi dan semangat kewirausahaan yang kuat.

“Saya akan support dan mendukung. Hari ini kita dihadapkan situasi yang sangat sulit. Pasang surut itu biasa bagi entrepreneur,” kata Subandi.

Ia menjelaskan dukungan pemerintah akan diwujudkan melalui berbagai program lintas organisasi perangkat daerah yang berkaitan dengan pengembangan usaha, investasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemkab juga membuka ruang kolaborasi agar pelaku usaha muda memiliki akses lebih luas dalam mengembangkan bisnisnya.

Menurut Subandi, HIPMI memiliki posisi penting dalam mencetak generasi pengusaha baru yang mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang kerja. Keberadaan pengusaha muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap kompetitif.

“Mudah-mudahan bentuk support dan dukungan yang melekat di dinas-dinas bisa membantu HIPMI sebagai ujung tombak lahirnya entrepreneur. Kalau sifatnya berjuang dan membesarkan usaha, pemerintah akan tetap mendukung,” ujarnya.

Ia berharap pertumbuhan dunia usaha di Sidoarjo dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Dengan semakin banyak usaha yang berkembang, ekonomi lokal dinilai akan semakin kuat dan berdaya saing.

Ketua HIPMI Sidoarjo Zakaria Dimas Peratama mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada 2025 mencapai 5,63 persen. Meski demikian, HIPMI menargetkan pertumbuhan tersebut dapat ditingkatkan hingga berada di kisaran 7 hingga 8 persen melalui penguatan investasi dan pengembangan sektor usaha produktif.

Menurutnya, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo. Namun banyak UMKM lokal yang belum terhubung dengan rantai pasok industri sehingga belum merasakan manfaat maksimal dari pertumbuhan sektor tersebut.

“Banyak UMKM yang belum terhubung dengan rantai pasok industri. Selama ini masih banyak yang bergerak di sektor ritel. Karena itu perlu ada jembatan dan intervensi agar UMKM bisa naik kelas dan menjadi bagian dari ekosistem industri yang lebih besar,” jelasnya.

HIPMI juga menyoroti potensi sejumlah aset daerah yang dinilai dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Salah satu gagasan yang ditawarkan adalah pengembangan klaster usaha yang mampu memperkuat kolaborasi antara UMKM dan pelaku usaha besar.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Happy Setianingtyas menyambut positif berbagai masukan tersebut. Ia memastikan program yang sejalan dengan arah pembangunan daerah akan disinergikan untuk memperkuat investasi dan memperluas peluang usaha di Kabupaten Sidoarjo.

“Program kegiatan HIPMI yang bisa diadopsi akan kami sinergikan dengan program pemerintah daerah,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru