Kekurangan Dokter Jadi Sorotan, Pelalawan Gandeng Universitas Abdurrab

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin bersama Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini saat penandatanganan MoU di Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (8/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin bersama Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini saat penandatanganan MoU di Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (8/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PEKANBARU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggandeng Universitas Abdurrab untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab tantangan pemerataan tenaga kesehatan di daerah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan sumber daya manusia, penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi. Penandatanganan dilakukan Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bersama Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D., di Ruang Rapat Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (8/9/2026).

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli, S.Ag., Direktur RSUD Selasih dr. Irna, Kepala Dinas Kesehatan Asril, SKM., jajaran Universitas Abdurrab serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Husni Tamrin mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Pelalawan. Ruang lingkup kolaborasi tidak terbatas pada pendidikan, tetapi juga mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi hingga penguatan pelayanan kesehatan.

Salah satu implementasi yang akan dikembangkan yakni menjadikan RSUD Selasih sebagai rumah sakit jejaring pendidikan bagi mahasiswa Program Profesi Dokter Universitas Abdurrab.

Langkah itu dinilai penting karena Pelalawan masih menghadapi persoalan pemerataan tenaga dokter. Dari 118 desa dan kelurahan yang ada, sebaran tenaga kesehatan dinilai masih jauh dari kondisi ideal.

“Pemerintah Kabupaten Pelalawan masih menghadapi tantangan dalam pemerataan tenaga kesehatan. Karena itu diperlukan langkah konkret untuk mencetak lebih banyak tenaga medis yang berasal dari daerah sendiri,” ujar Husni Tamrin.

Pemkab Pelalawan berharap kerja sama tersebut juga membuka akses pendidikan bagi putra-putri daerah, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi.

Skema beasiswa dan pembiayaan yang terjangkau diharapkan dapat memperbesar kesempatan anak-anak Pelalawan menempuh pendidikan kedokteran. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali dan mengabdi di daerah.

“Kami ingin anak-anak Pelalawan memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan, khususnya di bidang kedokteran. Harapannya, setelah menyelesaikan pendidikan mereka dapat kembali mengabdi di daerah sehingga kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Pelalawan dapat terpenuhi,” lanjutnya.

Dari pihak perguruan tinggi, Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kampus terus memperluas jejaring rumah sakit pendidikan seiring bertambahnya jumlah mahasiswa Program Studi Kedokteran.

RSUD Selasih diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pendidikan profesi dokter sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Pelalawan.

Susi menyebut saat ini terdapat sekitar 202 mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Abdurrab.

Kolaborasi yang dibangun juga tidak hanya menyangkut beasiswa. Universitas Abdurrab membuka peluang kerja sama melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan inovasi di berbagai bidang.

“Universitas Abdurrab berkomitmen menjadi mitra pembangunan. Riset dan inovasi dari kampus diharapkan bisa menjawab kebutuhan daerah dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Melalui MoU tersebut, Pemkab Pelalawan dan Universitas Abdurrab sepakat membangun sinergi secara berkelanjutan. Fokusnya mencakup peningkatan kualitas SDM, penguatan pelayanan kesehatan serta pengembangan inovasi yang memberi manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kerja sama juga terbuka untuk sektor lain di luar kesehatan. Dengan demikian, kontribusi perguruan tinggi diharapkan dapat diperluas untuk mendukung berbagai aspek pembangunan di Kabupaten Pelalawan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru