KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Kendal memperingati Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 pada Selasa (28/7/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang diklaim menjadi bukti positif hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam amanatnya saat upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal, Dyah menegaskan bahwa usia 421 tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui sejarah perjuangan, kerja keras, serta semangat gotong royong lintas generasi.
“Hari jadi ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kabupaten Kendal,” ujar Dyah, di Stadion Utama Kebondalem Kendal.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu, ulama, jajaran pemerintahan, TNI, Polri, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Kendal yang dinilai telah berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Di bidang ekonomi, Dyah mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal sepanjang 2025 mencapai 7,99%, tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Capaian tersebut diikuti dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,6% atau turun 0,41 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, angka kemiskinan juga turun menjadi 8,4%, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat 0,73 poin menjadi 75,07.
Tidak hanya itu, sektor investasi juga menunjukkan tren positif. Realisasi investasi Kabupaten Kendal sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp15,86 triliun, sekaligus menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.
Menurut Dyah, berbagai indikator tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata hasil kerja pemerintah.
“Kemajuan Kabupaten Kendal hari ini bukan hasil kerja satu atau dua orang maupun kelompok tertentu. Kemajuan ini lahir dari kerja sama, semangat saling menguatkan, saling menjaga, dan saling percaya untuk membawa Kendal menjadi lebih baik,” katanya.
Ia menilai peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyatukan arah kebijakan pembangunan ke depan. Setiap periode kepemimpinan, lanjutnya, telah memberikan kontribusi yang menjadi fondasi bagi pembangunan daerah saat ini.
Menutup sambutannya, Dyah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam mewujudkan Kendal yang semakin maju dan berdikari.
“Warisan terbesar sebuah kepemimpinan adalah kesejahteraan yang dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Mari kita rawat Kabupaten Kendal dengan karya, kepedulian, dan cinta, karena Kendal yang kuat dibangun oleh seluruh masyarakatnya,” pungkasnya.
Penulis : Tim
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar