Kerapan Sapi Piala AHY di Bangkalan Perkuat Budaya Madura dan Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri Kerapan Sapi Piala AHY di Stadion Kerapan Sapi R.P. Moch. Noer, Bangkalan, Minggu (2/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri Kerapan Sapi Piala AHY di Stadion Kerapan Sapi R.P. Moch. Noer, Bangkalan, Minggu (2/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmennya menjaga warisan budaya Madura melalui penyelenggaraan Kerapan Sapi Piala AHY dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Kerapan Sapi R.P. Moch. Noer, Minggu (2/8), itu dinilai menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang tersebut. Menurutnya, Kerapan Sapi merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas masyarakat Madura yang harus terus dijaga.

“Kerapan Sapi bukan hanya kebanggaan masyarakat Madura, tetapi juga aset budaya yang harus terus kita rawat bersama. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan ini sehingga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tetap hidup dan semakin dikenal oleh masyarakat luas,” kata Lukman Hakim.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Kerapan Sapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, pedagang, sektor kuliner, hingga penyedia jasa.

“Setiap penyelenggaraan Kerapan Sapi mampu menarik kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang, sektor kuliner, hingga penyedia jasa untuk meningkatkan pendapatan, sehingga budaya dan ekonomi dapat tumbuh secara bersamaan,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Kerapan Sapi merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah sekaligus identitas bangsa.

“Kerapan Sapi bukan sekadar perlombaan adu cepat sapi, melainkan bagian dari kekayaan budaya bangsa yang memiliki nilai sejarah dan identitas yang harus dijaga bersama. Di tengah pesatnya perkembangan zaman, budaya lokal justru harus semakin diperkuat agar tidak tergerus modernisasi,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap penyelenggaraan Kerapan Sapi Piala AHY semakin memperkuat posisi budaya Madura sebagai daya tarik wisata nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Kerapan Sapi semakin dikenal masyarakat luas, mampu menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bangkalan melalui penguatan sektor budaya dan pariwisata,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru