Kereta Cepat Whoosh Siap Diperpanjang ke Banyuwangi, Pariwisata dan Ekonomi Terpacu

Rabu, 5 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Banyuwangi bersiap menjadi ujung timur Jawa yang tersambung langsung dengan jaringan kereta cepat. Presiden Prabowo Subianto menegaskan proyek kereta cepat Whoosh akan dilanjutkan hingga Banyuwangi, bukan berhenti di Surabaya, membuka peluang besar bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keinginannya agar jalur kereta cepat yang awalnya direncanakan hanya sampai Surabaya, diperluas hingga Banyuwangi. Pernyataan ini disampaikan usai peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025). “Insyaallah, Banyuwangi. Sekarang Banyuwangi,” tegasnya, menandai dorongan pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas ke ujung timur Pulau Jawa.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut positif keputusan tersebut. Menurutnya, rencana perpanjangan kereta cepat membawa dampak signifikan bagi masyarakat dan sektor ekonomi daerah. “Ini kabar gembira bagi warga Banyuwangi. Kami siap mendukung pemerintah pusat agar kereta cepat sampai ke Banyuwangi,” ujarnya.

Ipuk menekankan, jalur kereta cepat akan melengkapi jaringan transportasi Banyuwangi yang sudah ada, termasuk Bandara Blimbingsari dan Pelabuhan Ketapang yang menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia. Keberadaan kereta cepat diyakini akan memperlancar mobilitas orang dan barang, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata.

“Konektivitas yang lebih baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata,” kata Ipuk.

Data wisatawan menunjukkan tren positif. Pada 2024, kunjungan wisatawan domestik ke Banyuwangi mencapai 3,2 juta orang, naik dari 3,1 juta pada 2023. Sementara wisatawan mancanegara bertambah signifikan, dari 69.639 pada 2023 menjadi 122.904 pada 2024. Lonjakan ini menegaskan potensi Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang menarik, sekaligus peluang ekonomi baru yang bisa dimaksimalkan lewat transportasi cepat.

Kereta api ke Banyuwangi juga mencatat pertumbuhan penumpang yang stabil. Saat libur panjang awal Mei, rute ini termasuk tiga besar terpadat di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan peningkatan jumlah penumpang setiap tahun, menandakan tingginya permintaan akan konektivitas transportasi. Dengan kehadiran kereta cepat, kapasitas transportasi akan semakin memadai dan efisien.

Selain aspek ekonomi dan pariwisata, perpanjangan jalur kereta cepat ke Banyuwangi dipandang sebagai strategi pemerintah memperkuat pemerataan pembangunan di Jawa Timur. Infrastruktur yang terhubung dari barat hingga timur Pulau Jawa diyakini mampu menstimulasi investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.

“Semakin meningkatnya konektivitas, termasuk ke Banyuwangi, tentu akan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” pungkas Bupati Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru