Khofifah Temui PM Lawrence Wong Dalam Program Rising Fellowship, Bahas kerja Sama investasi dan karbon

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dalam pertemuan Rising Fellowship di Istana Sri Temasek, Singapura. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dalam pertemuan Rising Fellowship di Istana Sri Temasek, Singapura. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SINGAPURA, RadarBangsa.co.id — Suasana hangat menyelimuti Istana Sri Temasek ketika Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka program Rising Fellowship. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama antara Singapura dan pemerintah daerah di Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, keduanya berdiskusi tentang peluang kolaborasi lintas sektor. Khofifah menyampaikan sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan, mulai dari perdagangan dan kredit karbon, pendidikan, hingga investasi dan pengembangan sektor kesehatan.

“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari Perdana Menteri Lawrence Wong. Banyak hal yang kami diskusikan, terutama potensi kerja sama dalam perdagangan karbon, pendidikan, kesehatan, dan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” ujar Khofifah usai pertemuan, Kamis (13/11/2025).

Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjalin kemitraan dengan Singapura, baik dalam bidang ekonomi hijau maupun penguatan sumber daya manusia. Ia menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif dan terbuka bagi mitra luar negeri.

“Iklim investasi di Jawa Timur sangat kompetitif. Kami terus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang luas dengan mitra dari Singapura,” tutur Khofifah, yang dikenal sebagai gubernur perempuan pertama di provinsi itu.

Program Rising Fellowship, lanjutnya, memberikan manfaat nyata bagi penguatan kapasitas pemerintahan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari program ini. Pertemuan langsung dengan PM Lawrence Wong semakin memperkokoh hubungan baik antara Jawa Timur dan Singapura,” tambahnya.

Dari pihak Singapura, PM Lawrence Wong mengapresiasi kunjungan Khofifah dan delegasi Jawa Timur. Melalui akun Instagram resminya, Wong menulis bahwa diskusi mereka berfokus pada upaya memperdalam kerja sama bilateral, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan proyek karbon berkelanjutan.

“Kami berbagi pandangan mengenai cara memperkuat hubungan Singapura–Jawa Timur, termasuk pengembangan SDM, pendidikan, serta kerja sama karbon,” tulis Wong di akun @lawrencewongst.

RISING (Republik Indonesia–Singapura) Fellowship merupakan platform bilateral yang diluncurkan pada 2018 oleh PM Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo. Program ini dirancang untuk memperkuat hubungan antarpemimpin dan memperluas jejaring kerja sama lintas sektor antara kedua negara.

Selama berada di Singapura, Khofifah juga melakukan serangkaian pertemuan dengan pemangku kepentingan sektor publik dan swasta untuk menjajaki peluang investasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Saat ini, sebanyak 32 perwakilan dari Jawa Timur tengah mengikuti pelatihan melalui program Rising Fellowship, terdiri atas kepala sekolah, guru produktif SMA dan SMK, serta pejabat Dinas Pendidikan. Sebelumnya, pemerintah provinsi juga mengirim sejumlah direktur rumah sakit dan kepala dinas investasi untuk mengikuti pelatihan serupa.

“Program ini menjadi sarana berharga untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas jejaring profesional. Manfaatnya terasa langsung bagi Jawa Timur,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru