JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Angkatan IV Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan menghadapi dinamika pembangunan yang terus berubah.
KPPD Angkatan IV berlangsung pada 2–12 September 2026 di Lemhannas RI dan Hotel St. Regis Jakarta. Program tersebut diikuti 29 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia dengan menghadirkan pemateri dari sejumlah kementerian dan lembaga.
Program yang diselenggarakan secara hibrida itu tidak hanya memberikan pembekalan materi strategis. Para peserta juga mengikuti kunjungan lapangan dan berdiskusi dengan sejumlah tokoh bangsa, termasuk Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Keikutsertaan Bupati Lukman Hakim merupakan tindak lanjut Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.2.1/4556/SJ tertanggal 9 Juni 2026 tentang KPPD Tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian kegiatan KPPD berpusat di Jakarta. Materi dari komponen Indonesia disampaikan secara luring, sedangkan pembelajaran dari Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) Singapura dilaksanakan secara daring.
KPPD merupakan program kolaborasi Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri yang diarahkan untuk memperkuat karakter kepemimpinan daerah, wawasan kebangsaan, serta kemampuan kepala daerah membaca dinamika strategis.
Materi yang diberikan mencakup geopolitik, ketahanan nasional hingga kepemimpinan visioner. Para peserta juga dibekali pola pikir yang komprehensif, integral, holistik, integratif, dan profesional dalam menjalankan pemerintahan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat membuka KPPD di Jakarta, Kamis (3/9/2026), menekankan pentingnya keselarasan kebijakan pemerintah pusat dengan daerah.
“Kebijakan pusat harus linier dengan kebijakan daerah. Karena itu kepala daerah tak cukup hanya memahami daerahnya, tapi harus terus menaikkan kapasitas dan kompetensi, salah satunya melalui pendidikan ini. Kita harapkan bangsa Indonesia semakin kuat saat kepemimpinan daerahnya hebat,” ujarnya.
Bagi Lukman, KPPD menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh perspektif baru dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Ia berharap pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti pendidikan tersebut dapat diterapkan untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bangkalan.
“Saya tetap memantau pemerintahan dan persoalan di Bangkalan selama pendidikan. Sudah dititip juga pada Bapak Wakil Bupati dan Sekda, memastikan semua pekerjaan dan pelayanan berjalan baik. Semoga dari kegiatan ini nantinya bisa bermanfaat untuk semakin kokoh memimpin Bangkalan,” kata Lukman, Sabtu (5/9/2026).
Keikutsertaan Bupati Bangkalan dalam KPPD juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan mendukung kemampuan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan strategis, merespons perubahan, serta menyusun kebijakan yang tepat bagi masyarakat.
Sebanyak 29 kepala daerah mengikuti KPPD Angkatan IV Tahun 2026. Selain Bupati Bangkalan Lukman Hakim, peserta lainnya antara lain Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Bupati Sorong Johny Kamuru, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote, Bupati Dogiyai Yudas Tebai, Bupati Tolikara Willem Wandik, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Bupati Lumajang Indah Amperawati, dan Bupati Bulungan Syarwani, serta sejumlah bupati dan wali kota lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar