Lamongan Terapkan QRIS Parkir, PAD Ditarget Naik dan Lebih Transparan

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan penerapan pembayaran retribusi parkir secara nontunai menggunakan QRIS. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama layanan jasa keuangan penerimaan retribusi parkir antara Dishub Lamongan dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lamongan di Guest House Pendopo Lokatantra, Jumat (31/7/2026).

Sistem pembayaran digital ini disiapkan untuk diterapkan di titik-titik parkir yang dikelola Dishub Lamongan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan penerapan QRIS menjadi bagian dari transformasi layanan publik yang mengedepankan transparansi, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan retribusi parkir.

“Kita melakukan penandatanganan MoU bersama Bank Jatim dan Dishub dalam rangka pembayaran parkir menggunakan QRIS. Harapannya dengan digitalisasi ini pendapatan daerah, khususnya PAD dari sektor retribusi parkir, semakin meningkat karena pembayarannya lebih akurat, akuntabel, pelayanannya semakin baik, serta dapat meminimalisir fraud maupun kecurangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo menjelaskan digitalisasi pembayaran parkir juga menjadi langkah memperkuat tata kelola layanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan retribusi.

Menurutnya, pembayaran parkir nontunai direncanakan diberlakukan di sekitar 43 titik parkir yang dikelola Dishub di Kecamatan Lamongan dan Babat.

“Kami yakin petugas kami siap menyukseskan program ini karena merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik, sekaligus meminimalisir hal-hal yang dapat mengurangi Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.

Pemimpin Cabang PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Lamongan Bindan Seno Aji mengatakan sistem pembayaran digital akan mempermudah transaksi sekaligus meningkatkan akurasi pengelolaan retribusi.

“Pengelolaan retribusi parkir dapat termonitor dan dievaluasi secara real time. Rencananya program ini dimulai dengan soft launching pada 10 Agustus disertai pembinaan dan sosialisasi, kemudian dilanjutkan grand launching pada tanggal yang sama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru