Kabar Baik, RSUD Blambangan Banyuwangi Kini Layani Kemoterapi untuk Pasien BPJS

Selasa, 9 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi fasilitas layanan kemoterapi di RSUD Blambangan yang mulai beroperasi dan telah melayani pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi fasilitas layanan kemoterapi di RSUD Blambangan yang mulai beroperasi dan telah melayani pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi menghadirkan layanan kemoterapi di RSUD Blambangan. Layanan yang mulai beroperasi sejak 25 Mei 2026 itu sudah dimanfaatkan sejumlah pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Banyuwangi dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien kanker yang selama ini harus menjalani pengobatan di luar daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, layanan kemoterapi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga. Kami pastikan setiap pasien yang menjalani kemoterapi mendapatkan penanganan medis terbaik dengan tenaga kesehatan yang profesional,” kata Ipuk, Senin (8/6/2026).

Menurut Ipuk, pasien kanker tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga dukungan psikologis. Karena itu, pihaknya meminta agar layanan konseling dan edukasi kesehatan turut diberikan kepada pasien maupun keluarga.

“Kami meminta juga dilengkapi konseling bagi pasien dan keluarganya. Dukungan dan pikiran positif akan meningkatkan imunitas tubuh yang penting bagi para pasien,” ujarnya.

Direktur RSUD Blambangan dr. Asiyah mengatakan, sejak dibuka beberapa pasien telah menjalani kemoterapi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.

“Kini warga tidak perlu khawatir lagi dirujuk ke luar kota. Pelayanan akan terus kami lengkapi agar bisa melayani kemoterapi lebih banyak penyakit,” kata Asiyah.

RSUD Blambangan telah melengkapi sarana penunjang, mulai dari Ruang Handling Sitotoksik untuk peracikan obat kemoterapi yang dilengkapi BioSafety Cabinet (BSC), hingga Ruang One Day Care Kemoterapi untuk pelayanan rawat jalan.

Dari sisi sumber daya manusia, rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi tersebut juga didukung dokter subspesialis bedah onkologi, subspesialis onkologi toraks, dokter penyakit dalam dengan fellowship Internis Fellow Onkologi (IFO), serta dokter spesialis paru dengan kompetensi terapi sistemik onkologi toraks.

Selain itu, layanan diperkuat tenaga kefarmasian dan perawat khusus kemoterapi. RSUD Blambangan juga terus melengkapi fasilitas kesehatan lainnya, termasuk alat pemeriksaan mammografi.

“Tidak hanya kemoterapi, Ibu Bupati terus mendukung pengembangan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Alat kesehatan terus dilengkapi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” pungkas Asiyah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru